Tahun Ini Institut Teknologi Kalimantan Berdiri

Frino Bariarcianur

ILUSTRASI engineerwork

SURABAYA, KabarKampus—Tenaga ahli yang menunjang pembangunan untuk wilayah Kalimantan sangat dibutuhkan. Untuk itu pemerintah provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berniat mendirikan lembaga pendidikan di bidang teknologi.

Gubernur Kaltim, Dr. H Awang Faroek Ishak dalam pertemuannya dengan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA beberapa waktu lalu (3/1), di Kampus ITS, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian ITS mengawal proses panjang pembangunan Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Dan tahun ini pemerintah telah menyetujui membangun kampus ITK.

Peran yang diambil oleh ITS untuk melakukan studi kelayakan tentang kemungkinan pendirian institut teknologi negeri baru untuk koridor Sumatera dan Kalimantan merupakan kepercayaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Dapat dikatakan pula pembangunan ITK yang rencananya dibangun di kota Balikpapan adalah salah satu bentuk kepedulian ITS terhadap amanah Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Ia pun berharap kampus ITS tetap bekerjasama untuk menciptakan tenaga-tenaga ahli baik di bidang migas, pertanian dan perkebunan. “Kaltim butuh kerjasama dengan ITS untuk membentuk SDM yang baik,” kata Awang.

Sebab menurut Awang, jumlah SDM dalam bidang teknologi masih terbilang sedikit. Sementara potensi industri migas, pertambangan bahkan pertanian serta perkebunan di Kalimantan sangat besar.

“Kami siap membantu apa saja yang diperlukan. Kami akan membangun ITK dengan metode yang benar-benar baru. Fakultas yang akan didirikan juga berdasar studi kasus di daerah Kalimantan,” kata Rektor ITS.

Dalam kunjungan ini Awang menerangkan terdapat dua alternatif pilihan dalam membangun ITK. Yakni, pembentukan fakultas yang benar-benar baru atau Politeknik Balikpapan (Poltekba) akan dilebur menjadi ITK.

“Disisi lain, Universitas Mulawarman yang berada di Samarinda pun menyatakan siap jika fakultas tekniknya diambil dan menjadi ITK,” kata Awang.

Menanggapi hal tersebut, Rektor ITS seperti dilansir www.its.ac.id menyatakan, masih ada ketidakjelasan tentang skenario yang akan diambil untuk ITK. “Nanti bisa seperti ITB yang merupakan pelepasan fakultas teknik UI atau benar-benar baru.”

Sementara Mendikbud menginginkan ITK benar-benar baru, tanpa melebur Poltekba maupun mengambil fakultas teknik Universitas Mulawarman. Untuk lebih merinci masterplan dan penentuan kebijakan, Mendikbud akan segera menyelenggarakan diskusi pendirian ITK pada Sabtu (7/1) mendatang di Balikpapan.[]

Komentar Kita

comments

About admin

KabarKampus diterbitkan oleh PT Cita Insan Cemerlang berdiri tahun 2011. Menyuguhkan informasi dunia kampus di Indonesia.

Connect

View all Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.