More

    Mahasiswa UKI Demo BBM Ditembaki Gas Air Mata

    Ahmad Fauzan

    Mahasiswa UKI Jakarta berbaring di jalan Diponegoro depan kampus UKI untuk menolak rencana kenaikan BBM pada April mendatang, Jakarta, Selasa (13/03). Dalam aksi ini pihak kepolisian menembakkan gas air mata untuk menghalau mahasiswa. FOTO : AHMAD FAUZAN

    JAKARTA, KabarKampus—Sungguh disayangkan aksi menentang rencana penaikan harga BBM yang dilakukan mahasiswa UKI berakhir bentrok, Jakarta, Selasa (13/03). Polisi dan mahasiswa saling dorong dan melempar batu. Gas air mata pun ditembakkan.

    Aksi penolakan kenaikan BBM mahasiswa hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta dimulai pukul 15.30 WIB dengan mengambil separuh jalan Diponegoro tepat di seberang RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Mereka melakukan orasi bergantian. Sempat juga tidur di jalan dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.

    - Advertisement -

    Bentok terjadi ketika mahasiswa membakar dua buah ban. Pihak kepolisian berusaha untuk memadamkan dan merebut dua buah ban tersebut. Tetapi mahasiswa mencegah. Terjadilah dorong-doron. Samuel, salah satu mahasiswa UKI sempat mendapat bogem mentah dari salah satu aparat kepolisian.

    Meski hanya diikuti sekitar 15 orang, aksi ini menyedot perhatian mahasiswa UKI yang lain.

    Situasi tidak terkendali. Mahasiswa terdesak. Dan tiba-tiba batu melayang ke udara mengarah pasukan polisi. Akhirnya polisi dan mahasiswa saling melempar. Situasi seperti tawuran. Kemudian polisi menembakkan gas air mata. Mahasiswa kocar-kacir. Terdesak hingga ke dalam kampus.

    Lebih dari 7 kali pihak kepolisian menembakkan gas air mata.

    “Kami hanya ingin maju selangkah ke tengah jalan. Kenapa polisi mendorong kami? Kami hanya ingin membela dan memperjuangan rakyat kecil,” ujar Wonder Nainggolan, humas aksi.

    “Penembakan gas air mata itu dilakukan karena aparat kepolisian tidak mau masyarakat terluka. Kami terpaksa menyuruh mundur dengan melemparkan gas air mata,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombespol Angesta Romano Yoyol saat ditemui KabarKampus.

    Kiranya tuntutan mahasiswa untuk menolak rencana kenaikan BBM tidak surut. Meski sudah dihalau dengan tembakan gas air mata, mahasiswa kembali melakukan orasi. Aksi mahasiswa ini merupakan lanjutan dari aksi sehari sebelumnya di depan Istana Negara.

    Mahasiswa UKI menilai rencana pemerintah menaikkan BBM hanya akan menyengsarakan rakyat Indonesia. Mereka berjanji akan terus melakukan aksi penolakan kenaikan BBM.[]

     

    - Advertisement -

    2 COMMENTS

    1. walau hanya sedikit dari mereka bahkan meskipun mereka 0rang kristen..namun mahasiswa islam juga patut berteriak bersama menuntut agar tidak dinaikkan harga BBM yang akan menjepit masyarakat selanjutnya…namun yang kurang good dari aksi mereka hanya karena mereka terlalu ekstrem sehingga ada rasa kurang simpati dari masyarakat, hanya gara-gara anarkis..namun sekali lagi, kita mahasiswa islam harus berteriak bersama membela rakyat..termasuk penaikan harga BBM…

    2. saya rasa kita tidak perlu membahas tentang agama yah.
      karena semua agam pada umumnya sama.
      jadi menurut saya kita semua harus bersatu untuk meneruskan aspirasi rakyat kecil yang akan kesusahan apabila bbm harus di naikan yg kurang lebih mencapai 30%.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here