More

    Koleksi Cap Pos Berbagai Negara

    Ahmad Fauzan Sazli

    Penggemar filateli sedang meminta cap paspor filateli kepada Poste Vaticane, Vatican City, di JCC Jakarta, Senin, (18/06). FOTO : A. FAUZAN SAZLI

     

    JAKARTA, KabarKampus – Berburu filateli adalah hal yang menyenangkan. Apalagi mendapatkan koleksi yang diinginkan. Momentum berkumpulnya 62 negara dan ribuan koleksi perangko dari  berbagai negara pada ajang “World Stamp Championship 2012” di JCC Jakarta adalah hal yang ditunggu-tungu para kolektor filateli.

    - Advertisement -

    Salah satu yang menunggu ajang itu adalah Anton. Ia adalah penggemar filateli asal Samarinda, KalimantanTimur. Ia sengaja datang sendiri ke Jakarta hanya untuk berburu paspor filateli dan benda-benda filateli yang unik lainnya.

    “Ini adalah ajang pameran filateli terbesar di Indonesia. Apalagi puluhan penjual benda-benda filateli dari berbagai dunia hadir di sini,” kata Anton di Senayan Jakarta, Senin, (18/06).

    Anton menyukai filateli sejak dua tahun lalu. Saat ini koleksinya mencapai ribuan. Anton menyukai koleksi perangko pada masa revolusi, salah satunya adalah perangko bergambar Sukarno. Sebagian besar koleksi Anton dari Indonesia.

    Momentum kali ini digunakan Anton untuk mendapatkan koleksi perangko dari luar negeri. Anton akan mengumpulkan cap untuk paspor dari setiap negara. Paspor filateli adalah adalah buku kosong yang berisikan nama-nama negara peserta World Stamp Championship 2012. Paspor ini dibuat agar pengunjung pameran bisa langsung mendapatkan cap dan perangko dari  negara peserta.

    Saat ditemui Anton baru mengumpulkan delapan cap dan beberapa perangko. Tak semua negara memberikan cap secara gratis, ada beberapa stand  yang mengharuskan pemilik paspor membeli  perangko negaranya, harga perangko itu berkisar dari 3 ribu rupiah hingga 15 ribu rupiah.

    Begitupun Prisila, karyawan yang tinggal di Jakarta yang berprofesi desainer. Selain ingin melihat launching  perangko Indonesia, ia juga beburu paspor filateli. “Aku ngincer capnya aja, capnya yang gratis,” kata Prisila.

    Bagi para kolektor filateli,  mengoleksi filateli banyak manfaatnya, selain menambah pengetahuan, filateli juga menambah banyak teman. []

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here