
MAKASSAR, KabarKampus – Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia mendapatkan pengalaman nyata dunia bisnis melalui kegiatan praktik direct selling yang dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD) Makassar, Ahad, 14 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Praktik Bisnis Terintegrasi yang dibimbing langsung oleh dosen pengampu, Bahrul Ulum Ilham, PhD.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori kewirausahaan di ruang kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika pasar yang sesungguhnya. Sebelum turun ke lapangan untuk melakukan penjualan, mahasiswa telah melalui berbagai tahapan pembelajaran, mulai dari penguatan konsep bisnis, praktik pengemasan produk di PLUT Sulawesi Selatan, survei pasar, hingga penyusunan strategi pemasaran. Puncaknya, mereka terjun langsung menawarkan produk kepada masyarakat di area CFD.
Beragam produk hasil kreativitas mahasiswa dipasarkan, mulai dari aneka kue, minuman kekinian, kopi, rice bowl, hingga berbagai produk kuliner lainnya. Interaksi langsung dengan konsumen menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami perilaku pasar dan menguji strategi penjualan yang telah mereka rancang.
Dosen ITB Nobel Indonesia, Bahrul Ulum Ilham, PhD, menjelaskan bahwa praktik direct selling merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter dan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen mampu mengasah kemampuan komunikasi, negosiasi, pelayanan pelanggan, serta membangun mental pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis.
“Praktik penjualan langsung memberikan pengalaman yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas. Mahasiswa belajar menghadapi berbagai karakter konsumen, mengelola penolakan, mengambil keputusan secara cepat, serta memahami bagaimana pasar bekerja secara nyata. Inilah proses pembentukan mental kompetitif dan jiwa entrepreneur yang sesungguhnya,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang mahasiswa, Muhammad Isnan, mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga dari pengalaman tersebut. “Kegiatan ini sangat seru dan memberikan pengalaman yang berbeda. Kami belajar bagaimana berkomunikasi dengan calon pelanggan, memahami psikologi konsumen, menawarkan produk secara persuasif, sekaligus memperluas jaringan pertemanan dan relasi. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi kami sebelum memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri,” ungkapnya.
Melalui kegiatan praktik direct selling ini, ITB Nobel Indonesia terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi, jiwa kewirausahaan yang kuat, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dan peluang ekonomi di era yang terus berubah.






