More
    HomeUTAMAINTERNASIONAL

    INTERNASIONAL

    Membaca Yaman dengan Jernih: Solidaritas Keumatan, Tabayyun, dan Politik Perdamaian

    Konflik Yaman kembali memperlihatkan wajah lama Timur Tengah: perang yang tidak pernah benar-benar selesai, kepentingan geopolitik yang bersilang, dan agama yang kerap ditarik ke dalam pertarungan politik. Di tengah mengerasnya berbagai narasi mengenai hubungan Yaman dan Arab Saudi, termasuk klaim-klaim mengenai ancaman terhadap wilayah suci Makkah, umat Islam Indonesia dinilai perlu mengambil jarak yang cukup untuk melihat persoalan secara lebih jernih.

    Gaza: Dari Penjara Terbuka Terbesar di Dunia Menjadi Ghetto Terbesar dalam Sejarah

    Dari penjara terbuka menjadi wilayah pengurungan massal. Setelah hampir tiga tahun genosida berlangsung, rakyat Palestina di Gaza menghadapi kenyataan yang semakin mengerikan: tanah mereka menyusut, makanan semakin sulit diperoleh, rumah sakit kehilangan kemampuan menyelamatkan nyawa, dan ratusan ribu anak tumbuh tanpa kepastian masa depan.

    Jewish Voice for Peace: Ketika Suara Yahudi Berdiri Bersama Palestina

    dari Capitol Hill hingga Grand Central, dari kampanye divestasi hingga kaki Patung Liberty, Jewish Voice for Peace telah menciptakan sebuah fenomena politik yang sulit diabaikan: orang-orang Yahudi yang mengorganisir diri justru untuk mengatakan bahwa pemerintah Israel tidak berbicara atas nama seluruh orang Yahudi. JVP menuntut "Stop Arming Israel" dan "Palestinians Should Be Free.

    Korea Youth Summit 2026 Beri Penghargaan bagi Pemimpin Muda Berprestasi

    Youth Break the Boundaries secara resmi menyelenggarakan Korea Youth Summit (KYS) 2026, edisi ketiga dari program kepemimpinan pemuda global yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada 7–10 September 2026 mengusung tema “Empowering Youth Through Cultural Synergy” dan tagline “Living Culture, Lasting Legacy”. Generasi muda diajak untuk terhubung, berkolaborasi, serta menciptakan dampak budaya yang bermakna.

    Gencatan Senjata Gaza Kembali di Ujung Tanduk, Serangan Israel Tewaskan 17 Warga Palestina

    Upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik di Gaza kembali menghadapi jalan terjal. Hanya beberapa hari setelah Utusan Khusus Amerika Serikat Jared Kushner bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membahas rencana perdamaian, serangkaian serangan Israel kembali menewaskan warga Palestina. Sedikitnya 17 warga Palestina dilaporkan tewas dalam dua hari serangan terbaru di Gaza.

    Separuh Warga Amerika Ingin Netanyahu Ditangkap

    Hampir separuh warga Amerika Serikat—tepatnya 49%—menilai bahwa pemerintah AS seharusnya menangkap Benjamin Netanyahu jika ia berkunjung ke Negeri Paman Sam. Langkah penangkapan tersebut dinilai sah berlandaskan surat perintah yang diterbitkan ICC. Hanya 27% warga yang menentang ide penangkapan tersebut, sementara sisanya (23%) mengaku masih ragu-ragu.

    Bencana Strategis Amerika di Teluk Persia: Terjebak Perangkap Sendiri

    Ketika parade kekuatan udara meluncur ke langit Timur Tengah (Asia Barat), kalkulasi Amerika Serikat di atas kertas tampak begitu percaya diri. Sebuah operasi militer yang dirancang berlangsung singkat—mungkin empat hingga enam minggu—untuk menundukkan Iran, mengamankan Selat Hormuz, dan memaksa Tehran berlutut di meja perundingan. Namun, memasuki minggu ke-21, optimisme itu telah menguap.

    KABAR LAINYA