More

    Japan Youth Summit 2026 Apresiasi Inovasi Pemuda Global dan Umumkan Daftar Pemenang Penghargaan

    Penghargaan Delegasi Japan Youth Summit 2026 Autumn Edition, 9–22 Oktober 2026 di Osaka, Jepang. (ist)

    OSAKA-JEPANG, KabarKampus — Youth Break the Boundaries (YBB) sukses menyelenggarakan Japan Youth Summit (JYS) 2026 Autumn Edition pada 19–22 Oktober 2026 di Osaka, Jepang. Sebagai seri keempat Japan Youth Summit yang diselenggarakan YBB, program ini mempertemukan generasi muda dari 5 negara, yaitu: Indonesia, India, Malaysia, Georgia, dan Kanada untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan mengembangkan inovasi.

    Mengusung tema “Beyond Limits: Youth Leading the Next Era of Innovation and Global Stability” dengan tagline “Innovate for Tomorrow”, Japan Youth Summit 2026 menjadi wadah internasional bagi generasi muda untuk bertukar perspektif, mengembangkan gagasan inovatif, dan mengeksplorasi solusi terhadap berbagai tantangan global.

    Selama empat hari, para delegasi mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi kunjungan universitas, eksplorasi budaya, presentasi proyek kelompok, simposium internasional, dan malam penganugerahan. Selain itu, summit ini menghadirkan pembicara dengan keahlian di bidang pendidikan, inovasi, pembangunan ekonomi, infrastruktur, serta pengembangan kota berkelanjutan.

    - Advertisement -

    Sebagai bagian dari rangkaian acara, Japan Youth Summit 2026 juga mengumumkan para penerima penghargaan dalam berbagai kategori. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi peserta dalam inovasi, kepemimpinan, kemampuan presentasi, partisipasi, kreativitas, dan kerja sama tim.

    Perspektif Global dari Lima Pembicara Simposium Internasional

    Simposium internasional menjadi ruang bagi delegasi untuk memahami hubungan antara pendidikan, inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan. Lima pembicara dari bidang akademik, penelitian, dan inovasi membagikan perspektif yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

    1. Denada Florencia Leona, MD — Dosen di Universitas Andalas, Indonesia, dan Mahasiswa Doktoral di Kyoto University, Jepang

    Fokus SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

    Dr. Denada Florencia Leona merupakan dokter dan dosen di Universitas Andalas sekaligus kandidat doktor di Kyoto University, Jepang. Penelitiannya berfokus pada layanan medis darurat dan perawatan pra rumah sakit. Pengalamannya dalam penelitian dan konferensi medis internasional menyoroti pentingnya pendidikan serta pengembangan pengetahuan lintas negara.

    2. Prof. Sastia Prama Putri, Ph.D. — The University of Osaka

    Fokus SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

    Prof. Sastia Prama Putri merupakan ilmuwan Indonesia dan profesor di Graduate School of Engineering, The University of Osaka, Jepang. Keahliannya mencakup bioteknologi, biokimia, dan metabolomik. Ia juga mendirikan Wellness by Bright Squad untuk menghubungkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kewirausahaan.

    3. Yudai Katami — Osaka Innovation Hub

    Fokus SDG 8 dan SDG 9

    Yudai Katami merupakan Deep Tech Support Team Coordinator di Osaka Innovation Hub, Jepang. Berpengalaman dalam komunikasi global, robotika, dan pengembangan bisnis internasional, ia berfokus pada penguatan hubungan antara startup, investor, dan ekosistem inovasi lintas negara.

    4. Dr. Prashant Kumar — Center for Integrative Medical Sciences

    Fokus SDG 9 dan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)

    Dr. Prashant Kumar merupakan ilmuwan riset di Center for Integrative Medical Sciences, Yokohama, Jepang. Keahliannya meliputi material magnetik canggih dan teknologi untuk aplikasi NMR serta MRI. Penelitiannya mendukung pengembangan material dan teknologi inovatif untuk berbagai kebutuhan.

    5. Dr. Sunil Luhar — Bhavira Technologies

    Fokus SDG 9 dan SDG 11

    Dr. Sunil Luhar merupakan ilmuwan, peneliti, dan pendiri Bhavira Technologies di Australia. Keahliannya mencakup elektrokimia, pemulihan logam kritis, dan teknologi ekonomi sirkular. Melalui perusahaannya, ia mengembangkan solusi untuk mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai dan mendukung pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan.

    Kelima pembicara tersebut menghadirkan perspektif lintas disiplin mengenai tantangan global. Melalui simposium ini, para delegasi memperoleh wawasan tentang bagaimana pendidikan, penelitian, dan inovasi dapat mendukung pencapaian SDGs.

    Kategori dan Daftar Pemenang Japan Youth Summit 2026

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here