More

    OPINI

    Membeli Kejujuran: Saatnya Melawan Korupsi dengan Logika Ekonomi, Bukan Sekadar Hukuman

    Ketika korupsi sudah sedemikian mengakar, dibutuhkan cara berpikir baru untuk menanganinya: selain punishment yang tepat, kita butuh pencegahan yang efektif sebelum korupsi itu terjadi. Sebab sejatinya, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

    Sarjana Makin Banyak, Kenapa Mencari Kerja Justru Makin Sulit?

    Setiap tahun, ratusan ribu lulusan baru diwisuda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka datang dengan gelar, transkrip nilai, sertifikat organisasi, hingga pengalaman magang. Namun ketika memasuki dunia kerja, banyak yang justru menemukan kenyataan yang jauh berbeda.

    Membedah Kemenangan Strategis Iran atas Amerika Serikat dan Israel

    Profesor John Mearsheimer memaparkan bagaimana Iran secara strategis berhasil memenangkan konfrontasi militer dan politik melawan poros Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kemenangan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang oleh banyak pengamat dinilai sebagai bentuk 'kapitulasi' atau dokumen menyerahnya AS di bawah tekanan geopolitik Iran.

    Mengapa “Proyek Israel Raya” Berada di Ambang Keruntuhan?

    Profesor Jeffrey Sachs, ekonom terkemuka sekaligus pakar hubungan internasional asal Amerika Serikat, memaparkan tesis yang mengejutkan namun sangat beralasan: The Greater Israel Project atau "Proyek Israel Raya" sedang menuju ambang keruntuhannya.

    Sekolah Bukan Hanya Tempat Belajar, Tapi Tempat Bertumbuh

    Sekolah sering dipahami sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan. Padahal lebih dari itu, sekolah adalah ruang pembentukan budaya. Cara siswa berbicara, menghargai orang lain, menjaga lingkungan, hingga memahami disiplin, sebagian besar tumbuh dari budaya yang mereka lihat setiap hari di lingkungan sekolah.

    Apa yang Sebenarnya Mahasiswa Perjuangkan Kembali di Jalan?

    Setelah beberapa tahun terakhir gerakan mahasiswa tampak lebih banyak berlangsung di media sosial, ruang diskusi daring, atau forum akademik, kini jalanan kembali menjadi panggung utama. Pertanyaannya, apa yang sebenarnya sedang diperjuangkan mahasiswa? Jawabannya mungkin lebih kompleks daripada sekadar menolak satu kebijakan tertentu.

    Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Kampus Kembali Jadi Arena Politik

    Dari Bandung, Jakarta, hingga sejumlah daerah lainnya, aksi mahasiswa kembali menghiasi pemberitaan nasional. Tuntutannya beragam, mulai dari kondisi ekonomi, kenaikan biaya hidup, tata kelola pemerintahan, hingga berbagai kebijakan publik yang dinilai belum menjawab kebutuhan masyarakat. Fenomena ini memunculkan satu pertanyaan menarik, apakah kampus sedang kembali menjadi arena politik? Pertanyaan tersebut bukan tanpa alasan. Selama beberapa tahun terakhir, muncul anggapan bahwa kehidupan politik mahasiswa mengalami penurunan.

    KABAR LAINYA