More

    OPINI

    Kenapa Mahasiswa Sekarang Semakin Sulit Menjadi Idealis?

    Ada masa ketika mahasiswa begitu identik dengan satu kata, yaitu idealisme. Hari ini, pemandangan itu tidak sepenuhnya hilang. Demonstrasi mahasiswa masih ada. Diskusi masih berlangsung. Organisasi kemahasiswaan tetap berjalan. Namun, ada satu perubahan yang sulit dipungkiri. Menjadi mahasiswa yang idealis terasa jauh lebih sulit dibanding satu atau dua dekade lalu.

    Membedah Menguatnya PSI dalam Survei SMRC Juli 2026

    Panggung politik nasional pasca-Pemilu 2024 kerap menyajikan kejutan yang tak terduga. Ketika partai-partai besar mengalami erosi elektabilitas, PSI justru menyodok ke papan tengah klasemen.

    Kampus di Solo bukan cuma UNS

    Solo dan sekitarnya memiliki puluhan perguruan tinggi. Coba kita main tebak-tebakan sejenak. Kenapa bukan UMS yang kampusnya megah di tengah kota dan ribuan mahasiswanya lalu-lalang tiap hari? Kenapa bukan ISI yang unik dan punya reputasi seni hingga nasional? Kenapa bukan UIN yang setiap tahun meluluskan ribuan sarjana? Atau kenapa bukan kampus swasta lain yang jumlahnya lebih banyak daripada kampus negeri?

    Kenapa Semakin Banyak Mahasiswa Menolak Organisasi Kampus?

    Kalau 10 tahun lalu ada mahasiswa yang menolak diajak masuk BEM atau himpunan, kemungkinan besar ia akan dianggap tidak punya semangat berkontribusi. Hari ini, kondisinya justru terbalik. Yang masuk organisasi kadang malah ditanya, "Memangnya dapat apa?"

    Menyalakan Semangat Baru: Menata Organisasi, Menguatkan Karakter, Menyongsong Masa Depan Kepramukaan

    Di tengah derasnya arus transformasi digital, disrupsi teknologi, ketidakpastian global, perubahan iklim, hingga menguatnya fragmentasi sosial, satu pertanyaan mendasar patut diajukan: siapakah yang akan menyiapkan generasi Indonesia agar tidak sekadar mampu bertahan, tetapi juga memimpin perubahan?

    Bencana Strategis Amerika di Teluk Persia: Terjebak Perangkap Sendiri

    Ketika parade kekuatan udara meluncur ke langit Timur Tengah (Asia Barat), kalkulasi Amerika Serikat di atas kertas tampak begitu percaya diri. Sebuah operasi militer yang dirancang berlangsung singkat—mungkin empat hingga enam minggu—untuk menundukkan Iran, mengamankan Selat Hormuz, dan memaksa Tehran berlutut di meja perundingan. Namun, memasuki minggu ke-21, optimisme itu telah menguap.

    Mengapa Spanyol Lebih Diinginkan Menjadi Juara Dunia 2026

    Bayangkan jutaan layar menyala secara bersamaan dari Madrid hingga Jakarta, dari Rabat sampai Santiago. Di satu sisi berdiri Argentina, juara bertahan dengan Lionel Messi yang sedang memburu akhir sempurna bagi kariernya. Di sisi lain ada Spanyol, sebuah mesin sepak bola yang datang bersama generasi baru, pertahanan nyaris tak tertembus, dan—di luar lapangan—citra politik yang membuat sebagian publik dunia merasa lebih nyaman berdiri di belakangnya.

    KABAR LAINYA