More

    Cermati Efek Kaporit Saat Berenang di Kolam

    MSN

    Menyukai olahraga berenang? Tentu tak asing dengan kaporit. Yap, sebagian besar dari kolam renang dibersihkan menggunakan kaporit. Zat ini berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh kuman-kuman yang ada pada air.

    American Chemistry Council pernah menuliskan bahwa kualitas disinfektan kaporit berasal dari kemampuannya untuk melebur dengan segala bakteri dan virus dari luar sebelum akhirnya menghancurkan kuman-kuman tersebut.

    - Advertisement -

    Kemampuan inilah yang membuat kaporit menjadi pilihan untuk mensterilisasi kolam.

    Diluar keefektifan kaporit menjaga kebersihan kolam, ada beberapa efek kaporit pada tubuh kita :

    1. Kulit menjadi kering
    Kolam renang memang sangat cocok untuk mendinginkan tubuh dari panas matahari. Namun berada di dalam air tak berarti kulitmu terhindar dari terhidrasi.

    “Kaporit menyebabkan kekeringan yang ekstrim pada kulit,” jelas Dr Debra Jaliman seorang dermatologis dari Academy America. Hal ini yang tak jarang menyebabkan gatal pada kulit ketika selesai berenang.

    “Untuk itu penting untuk mandi sehabis berenang di kolam berkaporit.”

    Saran lanjutan, jangan lupa untuk menggunakan pelembab pada kulit untuk melembabkan kembali esensial oil kulit oleh kaporit.

    2. Rambut menjadi rapuh
    Dengan cara yang sama kaporit membuat kulit kering, kaporit juga bisa membuat rambut menjadi kering jika dibiarkan terpapar dengan intensitas yang intens.

    Dr. Adam Friedman, profesor dan direktor dari Dermatologi School of Medicine di George Washington, membenarkan bahwa kaporit menyebabkan rambut menjadi rapuh atau mudah patah.

    Dari salah satu website GO ask Alice di Universitas Kolombia, dijelaskan bahwa Kaporit menarik sebum, minyak yang disekresi dari kelenjar yang ada di kulit kepala kita. “Hal ini menyebabkan rambut menjadi kusam dan menyebabkan rambut semakin mudah bercabang dan patah.”

    Dengan segela kekurangan kaporit ditambah dengan baunya yang begitu tajam, tak dapat ditolak keefektifannya dalam membunuh kuman dan mesterilisasi.

    Menurut Dr. Ali Hendi salah satu dermatologis yang telah bersertifikat yang berpraktek di Chevy Chase Maryland, tak ada bahaya yang akan ditimbulkan oleh kaporit. Air yang tidak bersih jauh lebih berbahaya dan beresiko untuk kesehatan menurut Hendi.

    Selain kaporit mengiritasi mata dan membuat kulit kering. Efek samping lebih lanjut dari kaporit yang mampu membunuh segala jenis bakteri termasuk bakteri baik pada tubuh manusia ini harus diteliti lebih lanjut.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here