More

    Mahasiswa Nilai Sarasehan Warga Banten di Jakarta Sarat Kepentingan

    Sekeretaris Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, Rizki Irwansyah. Foto. Istimewa

    TANGERANG, KabarKampus – Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta menyebut Agenda Sarasehan Masyarakat Banten Se-Jabotabeka-Banten syarat akan kepentingan. Selain itu acara tersebut juga dianggap tidak memiliki impact bagi masyarakat Banten.

    Hal tersebut diungkapkan Rizki Irwansyah, Sekeretaris Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta di , Rabu, (14/11/2018). Rencananya kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui Badan Penghubung Daerah (BANHUB) Provinsi Banten bakal digelar di Gedung SMESCO- Pancoran-Jakarta Selatan pada 15 November 2018 besok.

    Sekeretaris Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, Rizki Irwansyah, menyampaikan bahwa Agenda Saresehan Masyarakat Banten dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemprov Banten melalui Badan Penghubung (BANHUB) Provinisi Banten. Namun ia menyayangkan agenda tersebut tidak memiliki impact apapun bagi Masyarakat Banten.

    - Advertisement -

    “Seperti yang diketahui, Agenda Sarasehan ini dilaksanakan setiap tahunnya oleh BANHUB. Namun tidak memiliki impact apapun bagi masyarakat Banten,” ujar mahasiswa UIN Jakarta ini.

    Bahkan katanya, ketika Angka Kemiskinan Nasional menurun, data BPS menyebut Angka kemiskinan di Banten malah kian bertambah sebanyak 24,79 ribu orang menjadi 699,83 ribu orang. Maka sangat wajar bila kegiatan tersebut diduga hanyalah permainan BANHUB untuk merongrong anggaran Pemerintah Provinsi Banten.

    “Pasalnya kegiatan tersebut hanya bersifat seremonial yang notabennya menguras Anggaran saja,” lanjutnya.

    Rizki juga mengatakan, sebagai Lembaga Pemerintah harunsnya BANHUB berani melakukan evaluasi bersama, terkhusus untuk kegiatan sarasehan yang tiada artinya itu. Banhub harusnya berani melakukan evaluasi kepada tubuhnya sendiri, jangan cuma bisanya menghabiskan anggaran.

    “Seandainya Anggaran Sarasehan bisa dialokasikan untuk masyarakat Banten, itukan lebih baik,” ungkapnya.

    Sebelumnya, mahasiswa juga menyoroti kinerja BANHUB yang saat ini mereka nilai kurang efektif dan tidak transparan dalam pelaksanaan tugasnya sebagai penghubung. Sehingga terkesan menutup diri dan tidak pernah melakukan sosialisasi ataupun memberikan informasi kepada masyarakat Banten. Mereka mempertanyakan program kerja BANHUB Provinsi Banten, yang tidak transparan.

    “Oleh karena itu kami Mahasiswa Banten Jakarta tegas akan memboikot kegiatan Sarasehan dan kami juga akan melakukan aksi protes besok dalam acara Sarasehan,” tegasnya.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here