More

    Unsika Lantik Petugas Kebersihan dan Keamanan Sebagai Sarjana

    Wisudawan yaitu para Petugas Kebersihan dan Satpam, berfoto bersama Wisudawan lain S1 Pend. Luar Sekolah dan Koordinator Program Studi, Ahmad Syahid. Dok. Faizal Arifin

    KARAWANG, KabarKampusSebanyak delapan petugas kebersihan dan seorang petugas keamanan kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) meraih gelar sarjana di Kampus Unsika. Mereka dilantik oleh Rektor Unsika sebagai sarjana dalam acara wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2018/2019 di Aula Unsika, Kamis, 20/12/2018).

    Para office boy dan keamanan kampus Unsika tersebut adalah Iwan, Hamdani, Abdulah, Mahfud, Mansyur Inayah, Subani, Yayat Suryatna. Sedangkan petugas keamanan adalah Irwan Susanto. Mereka kini berhak memiliki gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dari Program Studi S1 Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Bahkan Irwan Susanto, seorang petugas keamanan berhasil meraih IPK di atas 3,5 atau meraih predikat Cum Laude (Dengan Pujian).

    Menurut Dr. Sutarjo, dosen di FKIP Unsika, para petugas kebersihan dan satpam ini sempat akan berhenti kuliah pada semester 3, tepatnya tahun 2016 karena alasan tertentu. Namun akhirnya berhasil dimotivasi,

    - Advertisement -

    “Kemudian saya diskusi dan memotivasi mereka, Alhamdulillah, hari ini mereka meraih keberhasilan menjadi sarjana,” ungkap Sutarjo.

    Ia menjelaskan, Unsika memberikan dukungan nyata dalam rangka meningkatkan kualitas karyawannya. Salah satunya adalah memberikan keringanan biaya pendidikan bagi petugas kebersihan dan satpam kampus yang memiliki keinginan kuat untuk menempuh pendidikan.

    Selain itu Unsika memberikan izin atau dispensasi untuk meninggalkan pekerjaan jika mengikuti kuliah atau melaksanakan ujian. Bagianya, apa yang dilakukan Unsika menjadi inspirasi, agar konsep Long Life Education diterapkan di kampus-kampus secara nyata dan agar akses pendidikan tidak hanya didominasi oleh orang-orang berpendapatan menengah ke atas.

    “Tidak banyak Perguruan Tinggi yang mencetak orang-orang yang mohon maaf dianggap ‘diremehkan’ atau para pekerja ‘rendahan’ dengan profesioffice boy, yang tidak dilirik oleh sebagian orang karena hidupnya sederhana dan tidak beruntung seperti orang kaya pada umumnya,” ungkap Dr. Sutarjo yang juga pernah menjadi office boy di Unsika tahun 1983-1987 ini.

    Sementara itu Selain itu tambah M Rizki Fauzi Suharto, seorang staf di LPPM sekaligus teman, sekelas kesembilan sarjan tersebut mengungkapkan, kesembilan teman-temannya dalam mengejar wisuda sangat luar biasa. Mereka sangat bersungguh-sungguh ingin mendapatkan gelar strata satu ini,” ungkap M. Rizki.

    “Saat proses bimbingan skripsi hingga proses sidang mereka selalu serius,” lanjut Fauzi.

    Dalam wisuda kali ini Unsika meluluskan sebanyak 1.274 lulusan sarjana. Para sarjana itu terdiri dari 33 lulusan tingkat Magister (2 Program Studi) dan 1.241 orang Sarjana (17 Program Studi). Kegiatan wisuda dilaksanakan sejak Selasa sampai Kamis dari tanggal 18 -20 Desember 2018.[]

    - Advertisement -

    1 COMMENT

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here