More

    Unisba Apresiasi Petugas Kampus dan Dorong Kepedulian Sosial Mahasiswa di Bulan Ramadan

    Mahasiswa Unisba Gelar Aksi Sosial Ramadan

    Semangat kepedulian sosial juga ditunjukkan oleh mahasiswa Unisba melalui kegiatan kemanusiaan bertajuk “Ramadan Soul-Sharing.” Program ini digagas oleh Nazwa Ainun, mahasiswa Fakultas Syariah Program Studi Perbankan, dan dilaksanakan di Pondok Yatim Ad-Infinitum, kawasan Tegalega, Kota Bandung, pada Sabtu (28/2).

    Sebagai Founder komunitas @bdgaction sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Nazwa berhasil menggerakkan puluhan relawan mahasiswa untuk terlibat dalam aksi sosial tersebut. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

    - Advertisement -

    Pondok Yatim Ad-Infinitum yang menaungi 35 anak asuh menjadi sasaran utama penyaluran bantuan. Meski hanya 25 anak yang hadir secara langsung, panitia memastikan seluruh anak tetap memperoleh santunan dan paket hadiah yang telah disiapkan.

    Dalam sambutannya, Nazwa menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah manfaat yang dapat dirasakan oleh seluruh anak di pondok. “Fokus kami bukan hanya pada kuantitas kehadiran, tetapi pada dampak yang dapat dirasakan oleh semua penghuni pondok. Kami memastikan setiap anak, baik yang hadir maupun yang berhalangan, tetap menerima paket santunan agar dapat merasakan kebahagiaan Ramadan,” ujar Nazwa seperti dikutip dari Pos Bandung.

    Salah satu program menarik dalam kegiatan ini adalah konsep edukatif “The Art of Giving.” Melalui pendekatan tersebut, anak-anak panti tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan berbagi kepada masyarakat.

    Didampingi para relawan mahasiswa, anak-anak panti turut membagikan paket takjil kreatif berisi tujuh jenis makanan ringan kepada masyarakat di sekitar lingkungan pondok. Lokasi pembagian yang tidak jauh dari gerbang panti memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

    Selain kegiatan berbagi, acara juga diisi dengan berbagai agenda sosial dan edukatif, seperti penyampaian motivasi pendidikan, sesi ice breaking, serta kegiatan psikososial yang bertujuan mempererat hubungan antara relawan dan anak-anak panti.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis yang akan digunakan untuk mendukung operasional pondok. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan 29 relawan mahasiswa, dengan 24 di antaranya hadir langsung di lokasi.

    Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang menjadi momen kebersamaan sekaligus refleksi atas kegiatan sosial yang telah dilakukan. Melalui kegiatan ini, Nazwa berharap aksi kecil yang dilakukan bersama para relawan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus aktif berkontribusi bagi masyarakat.

    Kegiatan tersebut sejalan dengan visi Universitas Islam Bandung dalam mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial. Program “Ramadan Soul-Sharing” menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan sekaligus agen pengabdian yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here