
MALAYSIA, KabarKampus – Universitas Bosowa terus memperkuat posisinya dalam jejaring akademik global melalui kolaborasi internasional. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan berita acara kesepahaman antara Fakultas Hukum Universitas Bosowa dan Fakulti Undang-Undang Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia yang berlangsung di kampus UiTM, Malaysia, Senin (27/4).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kolaborasi lintas negara, khususnya dalam pengembangan riset bersama, inovasi pendidikan, serta program pengabdian masyarakat berskala internasional. Agenda tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kuliah tamu internasional berbasis hybrid yang sebelumnya digelar pada 13 April 2026.
Pertemuan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi penegasan komitmen kedua institusi dalam membangun kemitraan akademik yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi di tingkat global.
Delegasi UiTM dipimpin oleh Dean Fakulti Undang-Undang, Associate Professor Dr. Nur Ezan Rahmat, bersama jajaran pimpinan fakultas, kepala program studi, unit penjaminan mutu, serta perwakilan Global Office. Sementara itu, Universitas Bosowa diwakili oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., perwakilan Yayasan Aksa Mahmud, Head of Marcomm Bosowa Education, Kepala International Office Ayu Kartika, S.IP., M.A., Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Yulia A. Hasan, S.H., M.H., serta Wakil Dekan II Dr. Andi Tira, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Kepala International Office Universitas Bosowa menegaskan pentingnya kemitraan global dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi. “Kolaborasi lintas negara membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan perspektif yang sangat berharga. Universitas Bosowa berkomitmen, untuk terus membangun jejaring global yang tidak hanya luas, tetapi juga produktif dan berkelanjutan,” ujarnya seperti dikutip dari Info Kejadian Makassar.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa menilai kerja sama ini sebagai momentum penting untuk memperluas kontribusi akademik di bidang hukum pada level internasional. “Sinergi ini merupakan langkah konkret menuju pelaksanaan joint research, publikasi ilmiah bersama, serta penguatan kapasitas akademik. Kami ingin Fakultas Hukum Unibos hadir sebagai institusi yang aktif berkontribusi, dalam pengembangan ilmu hukum yang relevan dengan dinamika global,” tuturnya.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






