Ahmad Fauzan Sazli

BOGOR, KabarKampus – Sebanyak enam mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) akan mengikuti kompetisi 23rd Harvard World Model United Nation (HWMUN) 2014. Dalam ajang ini, para mahasiswa akan berkompetisi dalam simulasi sidang PBB dengan lebih dari 60 negara dari berbagai universitas pada 17 – 21 Maret 2014 mendatang di Belgium.
Keenam mahasiswa IPB ini, yaitu Muchammad Esa Putra (INTP 2009), Deanty Mulia Ramadhani (ESL 2011), Doni Saun Saputra (STK 2010), Yos Rizal Prima Saputra (ITP 2011), Muhamad Anwari Sugiharto (ITP 2013), dan Denny Aprillio Pratama (Ilkom 2013). Mereka mendapat berkesempatan untuk menyuarakan ide dan pendapat dalam menyikapi isu-isu internasional yang sedang terjadi.
Pada kompetisi HWMUN 2014, para mahasiswa IPB akan mewakili negara Guyana. Mereka terbagi terbagi kedalam tiga komite yaitu Disarmament and International Security Committee; Social, Humanitarian and Cultural Affairs Commitee; dan Economic Commission for Latin America and the Carribbean.
Menurut Doni Saun Saputra, salah satu delegasi IPB mengatakan, bahwa ajang ini sangat baik bagi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah internasional. Selain itu, mahasiswa juga dapat bertukar pikiran dengan mahasiswa internasional yang lain sehingga dapat berpikir kritis.
“Walaupun IPB pada umumnya belajar mengenai sains dan pertanian, namun hal tersebut bukan suatu halangan untuk IPB dalam menyelesaikan masalah sosial,” ungkap Doni.
Keikut sertaan IPB di ajang HWMUN 2014 merupakan untuk keempat kalinya. Dari Indonesia sendiri ajang diikuti oleh beberapa universitas di Indonesia diantaranya IPB, UNPAD, dan UNPAR. Pada akhir kegiatan nantinya terdapat award yang diperuntukkan bagi delegasi yang terbaik seperti Honourable Mention, Outstanding Delegate, atau Best Delegate serta Best Large Delegation.






