More

    Sorotan Penutupan Masjid Al Aqsha dan Kritik Persepsi Global Konflik Timur Tengah

    Komplek Masjid al-Aqsha di Kota al-Quds, Palestina. (Foto: Dok. Muslim Hands org via Republika)

    JAKARTA, kabarKampus – Isu konflik Timur Tengah kembali menjadi sorotan, terutama terkait kondisi Masjid Al Aqsha dan dinamika geopolitik yang melibatkan sejumlah negara besar. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang terjadi di kawasan tersebut, khususnya terhadap penutupan Masjid Al Aqsha oleh Israel.

    Dalam pernyataannya, HNW menilai penutupan tempat suci umat Islam itu sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan hukum internasional. “Penutupan berkepanjangan masjid al Aqsha secara sepihak oleh Israel itu sangat melukai HAM nya umat Islam, dan secara terbuka melanggar hukum internasional. Dan merupakan sejarah buruk, baru pertamakalinya dalam sejarah, Masjid alAqsha sepi. Setelah pada bulan Ramadhan 1447 H umat Islam tidak diperbolehkan memakmurkan Masjid al Aqsha dengan Sholat di dalam Masjid, Sholat Tarawih, Sholat Jumat dan I’tikaf.” paparnya seperti dikutip dari Lintas Parlemen.

    Ia juga menyoroti bahwa hingga akhir Ramadan, akses umat Islam ke Masjid Al Aqsha tetap ditutup, bahkan pelaksanaan salat Idulfitri tidak dapat dilakukan di dalam area masjid. “Bahkan kini hingga bulan Ramadhan berakhir, sebagaimana disampaikan oleh Asosiasi Ulama Palestina dalam platform X tentara zionis Israel terus menutup Masjid alAqsha, sehingga sholat Idul Fithri pun tidak bisa diselenggarakan di Masjid alAqsha.” ujarnya.

    - Advertisement -

    HNW menggambarkan kontras suasana Idulfitri di berbagai belahan dunia dengan kondisi di Al Aqsha yang sepi akibat pembatasan tersebut. Ia juga menilai tindakan Israel mengabaikan berbagai kecaman internasional, termasuk dari organisasi seperti OKI, Liga Arab, hingga Dewan Masjid Indonesia.

    Lebih lanjut, ia mengingatkan adanya potensi agenda jangka panjang terkait penguasaan kawasan Al Aqsha, terutama di tengah situasi konflik regional yang menyita perhatian dunia. HNW pun mengajak para pemimpin umat Islam dan organisasi internasional untuk lebih serius mengambil langkah nyata dalam memperjuangkan pembukaan kembali Masjid Al Aqsha serta melindungi eksistensinya.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here