
JAKARTA, KabarKampus – Apa yang terjadi jika di tengah-tengah hari yang berat, seseorang tiba-tiba bertemu dengan seekor kucing yang dapat berbicara? Itulah plot dari sebuah film musikal original yang diproduksi oleh Clever and Clover Production, berjudul ‘Musikal Mengeong! Yang telah ditayangkan secara perdana tanggal 2 Mei melalui acara MeowvieNight di Gripa Studio.
Mengisahkan tentang Biru, seorang musisi muda yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya, lalu dipertemukan dengan seekor kucing jalanan yang ia beri nama Meng. Anehnya, Meng adalah kucing yang dapat berbicara. Pertemuan unik tersebut kemudian perlahan menghadirkan perubahan dalam keseharian Biru. Sifat Meng si kucing jalanan yang jenaka menciptakan interaksi yang hangat dan tanpa syarat.
Di lain sisi, film ini turut mengeksplor perjalanan Biru (Alexandra Cheryl) yang dalam mengejar mimpinya untuk menjadi seorang musisi sukses harus terhambat akibat tekanan karier yang menekan jati dirinya, tuntutan orang tua, dan duka mendalam atas kehilangan kakaknya Senja (Alifa Leahi), yang masih sulit diterima. Di sinilah kehadiran Meng menjadi sosok yang menemani Biru dalam melewati masa sulit, menghadirkan rasa tenang, dan menjadi alasan kecil yang membuatnya tetap bertahan untuk meraih kembali cita-citanya.
Melalui pendekatan musikal, perjalanan emosi Biru disampaikan lewat 5 lagu orisinil, dialog, dan rangkaian adegan visual yang disertai oleh beberapa koreografi untuk menggambarkan bagaimana perasaan dan perjalanan Biru dalam kisah Musikal Mengeong!. Film ini bertujuan untuk mengangkat pesan bahwa sebuah alasan untuk tetap bertahan terkadang tidak selalu datang dari hal besar, tetapi bisa hadir dari hal-hal sederhana di sekitar kita, termasuk kehadiran hewan peliharaan yang setia menemani.
Film ini disutradarai oleh Raissa Putri Permana, “Saya dan tim percaya bahwa setiap makhluk hidup memiliki caranya masing-masing untuk berkomunikasi walau tidak selalu melalui bahasa yang dapat dipahami. Namun justru, perbedaan itulah yang menciptakan sebuah ruang untuk dapat memberikan kasih tanpa syarat. Dan dalam kata lain, setiap makhluk hidup, hewan ataupun manusia, sama-sama ‘mengeong’ lewat versinya sendiri sebagai sebuah bentuk ekspresi komunikasi yang mutual” Ujar Raissa dalam penayangan perdana film Musikal Mengeong!
Vini Fortuna selaku penulis naskah juga turut menimpali pernyataan tersebut, ia menyatakan bahwa “Musikal Mengeong adalah sebuah cerita sederhana yang kami kemas melalui perjalanan yang mungkin dengan mudah terhubung dengan pengalaman pribadi banyak orang, di mana setiap orang bisa memiliki ‘Meng’ mereka sendiri yang kemudian memberikan mereka sebuah alasan untuk bertahan.”
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






