More

    Unisba Perkuat Peran sebagai Kampus Berdampak

    Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba), Jl. Tamansari No 1. Bandung, Jawa Barat. (Foto: Wikipedia)

    BANDUNG, KabarKampus – Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai kampus yang tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional dan pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut terlihat melalui peran strategis di tingkat pendidikan tinggi nasional sekaligus kegiatan pengabdian masyarakat yang menyentuh persoalan kesehatan warga.

    Di tingkat nasional, Unisba mendapat kepercayaan besar melalui penunjukan Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., sebagai ketua penyelenggara Sekolah Kepemimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). 

    Penunjukan itu diberikan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), di mana Prof. Harits juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Uji Kompetensi dan Sertifikasi. Amanah tersebut disampaikan dalam peluncuran program fasilitasi Sekolah Kepemimpinan PTS oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia. 

    - Advertisement -

    Kegiatan itu berlangsung bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara APTISI dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) terkait penyediaan layanan internet gratis bagi perguruan tinggi swasta di Indonesia di Auditorium Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta, Selasa (26/5).

    Dalam kesempatan itu, Prof. Harits menyoroti berbagai tantangan yang saat ini dihadapi perguruan tinggi swasta di tengah perubahan global yang berlangsung cepat. Menurutnya, perkembangan teknologi, penerapan kecerdasan buatan (AI), sistem pembelajaran hybrid, hingga persaingan menuju kampus digital menjadi tantangan yang tidak dapat dihindari.

    Ia menilai masih banyak perguruan tinggi swasta yang menghadapi persoalan mendasar, mulai dari keterbatasan pendanaan, tata kelola yang belum optimal, transformasi digital yang berjalan lambat, hingga lemahnya jejaring inovasi.

    Melalui Sekolah Kepemimpinan PTS, APTISI berupaya menyiapkan pemimpin perguruan tinggi yang memiliki visi kuat, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menciptakan inovasi. Program tersebut tidak hanya berbentuk pelatihan semata, tetapi dirancang sebagai upaya menyeluruh untuk memperkuat kualitas kepemimpinan, tata kelola, hingga daya saing institusi pendidikan tinggi.

    Program ini juga diproyeksikan menjadi ekosistem strategis pengembangan kepemimpinan pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun kawasan ASEAN, guna mendukung target Indonesia Emas 2045. Kepercayaan tersebut semakin memperkuat posisi Unisba sebagai kampus berdampak yang terlibat aktif dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.

    Tidak hanya di tingkat kebijakan dan pendidikan tinggi, kontribusi Unisba juga hadir melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. Fakultas Kedokteran (FK) Unisba baru-baru ini menggelar edukasi kesehatan terkait pemanfaatan tanaman herbal untuk membantu pengendalian penyakit diabetes mellitus.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here