Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut dilaksanakan di Perumahan Sanggar Indah, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Senin (25/5). Ketua tim pengabdian masyarakat FK Unisba, Dr. R. Anita Indriyanti, menyebut masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga menjadi salah satu persoalan, terutama di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai solusi alternatif untuk membantu mengontrol berbagai penyakit seperti hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat, terutama diabetes mellitus yang cukup banyak diderita warga,” ujarnya seperti dikutip dari Tribun.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dikenalkan dengan berbagai tanaman herbal yang mudah ditemukan di sekitar rumah, seperti lidah buaya, bunga telang, kunyit, jahe, bawang putih, hingga jeruk limau yang diyakini dapat membantu menjaga kondisi kesehatan penderita diabetes.
Selain memberikan edukasi mengenai pola konsumsi dan pengelolaan penyakit diabetes, tim FK Unisba juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. “Warga juga diberikan pemahaman mengenai cara konsumsi terbaik agar manfaat tanaman herbal dapat diperoleh secara optimal bagi kesehatan,” katanya.
Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Ke depan, program tersebut tidak berhenti pada edukasi semata. Masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah sebagai kawasan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran kampus saat ini tidak lagi terbatas sebagai pusat pendidikan dan penelitian. “Kami juga akan mengoptimalkan lahan kosong di lingkungan sekitar menjadi kawasan Tanaman Obat Keluarga atau TOGA agar manfaat program ini dapat diterapkan langsung dan berkelanjutan di masyarakat,” ucapnya.
Lebih dari itu, perguruan tinggi juga dituntut hadir sebagai solusi atas persoalan masyarakat melalui kontribusi nyata yang berdampak luas.






