
MANOKWARI, KabarKampus – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat, Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, menggelar pertemuan bersama para rektor perguruan tinggi di wilayah Manokwari, Selasa (3/2). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran dunia akademik sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat dan didampingi Direktur Intelkam Polda Papua Barat Kombes Pol. Sigit Hariyadi serta Kepala Bidang Hukum Polda Papua Barat Kombes Pol. Robertus A. Pandiangan. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi di Manokwari mencerminkan komitmen bersama untuk membangun komunikasi lintas sektor yang konstruktif dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Brigjen Pol. Sulastiana menegaskan bahwa kampus memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia sekaligus ruang tumbuhnya dinamika sosial. Oleh karena itu, stabilitas dan keamanan di lingkungan pendidikan menjadi prioritas bersama agar proses akademik dapat berjalan optimal tanpa gangguan.
Selain membahas aspek keamanan, pertemuan ini juga menyoroti kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Papua Barat melalui pembentukan generasi muda yang memiliki kesadaran hukum, tanggung jawab sosial, serta daya saing yang kuat.
Para rektor menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Papua Barat dan menyatakan kesiapan untuk bersinergi, terutama dalam upaya pencegahan potensi gangguan keamanan di kampus. Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan bahwa pertemuan dengan para rektor merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam membangun kolaborasi positif dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan akademisi, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua Barat, khususnya di Manokwari,” ujarnya seperti dikutip dari Berita Kasuari.
Ia menambahkan, komunikasi yang intens dan terbuka diharapkan mampu menyikapi berbagai dinamika sosial di lingkungan kampus secara dewasa, bijaksana, dan berorientasi pada solusi. Polda Papua Barat optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi stabilitas keamanan dan kemajuan pendidikan di daerah.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






