More

    Muhammadiyah Perkuat SDM Kesehatan dan Pendidikan Nasional

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D., (Foto: umy.ac.id)

    YOGYAKARTA, KabarKampus – Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional melalui dua momentum penting di bidang pendidikan dan kesehatan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, meresmikan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), Sabtu (14/2). 

    Di saat yang sama, OlympicAD VIII Tahun 2026 resmi ditutup dengan capaian rekor partisipasi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan. Peresmian 24 PPDS tersebut dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai bagian dari upaya percepatan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia.

    Dalam sambutannya, Brian menegaskan bahwa pendidikan PPDS harus tetap berorientasi pada pengabdian dan kualitas, bukan komersialisasi. “Kualitas harus dipertahankan dan ditingkatkan, jangan menjadikan pendidikan PPDS ini komersialisasi,” kata kata Brian dikutip dari Antara.

    - Advertisement -

    Ia juga mendorong Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) untuk mengembangkan pusat unggulan (center of excellence) secara bertahap dan terfokus agar mampu menjadi rujukan layanan kesehatan bertaraf internasional. Menurutnya, integrasi antara PTMA dan RSMA dalam ekosistem Sistem Kesehatan Akademik menjadi kunci untuk mewujudkan transformasi kesehatan nasional.

    “Kita perlu menunjukkan bahwa kampus dan rumah sakit kita memiliki kualitas layanan berkelas internasional. Bukan orang Indonesia yang berobat ke luar negeri, tetapi pasien luar negeri yang datang ke rumah sakit kita,” ungkap Brian.

    Ia menambahkan bahwa penguatan pendidikan dokter spesialis sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun kemandirian sistem kesehatan nasional melalui peningkatan kualitas SDM kesehatan dari hulu hingga hilir. “Kita butuh orang-orang yang memiliki keinginan kuat untuk memajukan dunia kedokteran dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” sebut Brian.

    Ia berharap PPDS di lingkungan PTMA dapat menjadi ladang amal usaha yang melahirkan dokter spesialis berkompetensi tinggi, berintegritas, serta memiliki empati dalam melayani masyarakat. “Jadikan PPDS ini ladang amal usaha kita. Semoga langkah ini menjadi awal lahirnya dokter-dokter hebat yang penuh dedikasi dan memiliki hati yang lembut dalam mengabdi kepada masyarakat dan bangsa,” tutur Brian.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here