More

    Komitmen UMS dalam Merawat Keberagaman dan Lulusan Berkualitas

    Pelepasan calon wisudawan Malibujari (Mahasiswa Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar Negeri) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Auditorium Mohammad Djazman, Kamis (2/4/2026). (Foto: ums.ac.id)

    Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat keberagaman sekaligus menyiapkan lulusan berkualitas melalui rangkaian kegiatan pelepasan calon wisudawan yang berlangsung hangat dan penuh makna, Kamis (2/4).

    Melalui agenda Malibujari (Mahasiswa Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar Negeri) yang digelar di Auditorium Mohammad Djazman, UMS memberikan apresiasi khusus kepada calon wisudawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. 

    Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, bersama jajaran pimpinan kampus menyambut langsung mahasiswa dan orang tua dalam suasana penuh keakraban. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan orang tua yang telah memilih UMS sebagai tempat menempuh pendidikan. 

    - Advertisement -

    Ia juga memaparkan perkembangan kampus yang terus bertumbuh, baik dari segi jumlah program studi maupun kualitas pendidikan. “UMS terus bertransformasi secara progresif dan berkelanjutan untuk menjadi kampus yang memberi arah perubahan,” ujarnya seperti dikutip dari News UMS.

    Kegiatan Malibujari menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk dari negara seperti Mesir, Bangladesh, Fiji, dan Madagaskar. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui dialog langsung antara mahasiswa, orang tua, dan pimpinan universitas, yang diakhiri dengan jamuan makan malam serta hiburan dari My UMS Band Reborn.

    Salah satu calon wisudawan internasional, Mariam Ahmad Hamza Serour Elbanna dari Program Magister Hukum, mengungkapkan pengalaman positifnya selama menempuh studi di UMS. “Dosen-dosen sangat membantu, begitu juga universitas, terutama international office yang banyak membantu saya selama kuliah di UMS. Saya tahu keluarga saya jauh di sana, tapi mereka pasti bangga saya bisa menyelesaikan studi di sini. Terima kasih UMS untuk segala kemudahan selama saya kuliah,” ungkap Mariam.

    Kesan serupa juga disampaikan oleh mahasiswa asal Lombok Barat, Taqwa Ziyan Maulana, yang menilai UMS bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang membangun relasi dan masa depan. “UMS adalah rumah saya, UMS tempat saya merajut ukhuwah, menemukan arah dan langkah untuk masa depan,” ujarnya.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here