
SURABAYA, KabarKampus – Akses menuju Institut Teknologi Sepuluh Nopember melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menunjukkan tren positif. Kampus teknologi yang berbasis di Surabaya ini resmi menerima 1.716 mahasiswa baru, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan lonjakan jumlah pendaftar yang mencapai 18.110 peserta.
Tingginya minat tersebut menegaskan posisi ITS sebagai salah satu perguruan tinggi teknik favorit di Indonesia. Dari total pendaftar, sebanyak 12.539 peserta menjadikan ITS sebagai pilihan pertama, sementara 5.571 lainnya memilih sebagai opsi kedua.
Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati, mengungkapkan bahwa tren peningkatan terjadi secara signifikan. “Pendaftar SNBP tahun ini bertambah, begitu juga dengan jumlah mahasiswa yang diterima,” ujar Nani seperti dikutip dari Fin News.
Ia menambahkan bahwa tingginya minat tidak terlepas dari reputasi ITS di bidang teknologi, rekayasa, dan inovasi, serta capaian mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional yang semakin menguat dari tahun ke tahun. Selain jalur reguler, ITS juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Pada tahun ini, tercatat 4.157 pendaftar menggunakan jalur tersebut, dengan 344 peserta berhasil lolos tahap awal dan melanjutkan ke seleksi internal kampus. “Bagi peserta didik yang tidak lolos seleksi internal, kami akan memberikan keringanan pada biaya UKT maupun peluang beasiswa lain yang tersedia,” jelasnya.
Komitmen ini menunjukkan upaya ITS dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Dari 57 program studi yang tersedia, bidang teknik tetap menjadi magnet utama bagi calon mahasiswa. Beberapa jurusan dengan tingkat peminat tertinggi antara lain Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil.
Sementara itu, program studi dengan tingkat persaingan paling ketat tahun ini adalah Teknik Pertambangan. Menariknya, prodi ini merupakan program baru yang sebelumnya hanya tersedia melalui jalur mandiri. “Prodi Teknik Pertambangan menjadi prodi baru yang sebelumnya baru dibuka melalui jalur mandiri tahun lalu,” kata Nani.
Inovasi dan Jalur Lain yang Terbuka
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






