
JAKARTA, KabarKampus – “Gerilya Cinta” bercerita soal getaran jatuh cinta. “I Found You” merayakan momen menemukan jodoh. Sekarang Kaleb J membawa perjalanan itu ke tahap komitmen lewat “Tanda Cinta“, lagu yang sekaligus menjadi judul EP-nya. Rilis pada 7 Oktober 2026, lagu ini bukan soal pesta pernikahan atau upacara. Isinya satu janji: aku memilih kamu, sekarang dan seterusnya.
“Semua lagu-lagu tersusun dan terjadi secara organik,” ungkap Kaleb J.
‘Gerilya Cinta’ berbicara tentang fase ketika seseorang mulai jatuh cinta, ‘I Found You’ tentang menemukan seseorang yang terasa seperti jawaban doa kita, dan ‘Tanda Cinta’ membawa cerita itu ke tahap komitmen.” Di antara semua lagu dalam EP, “Tanda Cinta” adalah yang paling cepat tercipta. Bukan karena terburu-buru. Emosinya datang lengkap sekaligus. “Belanegara Abe duluan yang ketemu chorusnya,” kenang Kaleb J.
“Aku senang banget sama nada yang dia kasih. Aku merasa nada itu sangat inspiring dan buat aku ngerasain satu perasaan spesifik, yaitu perasaan yang ingin mengungkapkan cinta yang begitu dalam. Lebih dalam lagi berupa janji setia yang se-serius itu. Abis itu aku lanjutin deh, aku bikin verse dan bridge-nya. Pas ketemu, part-nya langsung komplit. Mulai dari strings-nya, gitar-nya, literally semua elemen yang ada di track, baik saat di solo satu per satu, ataupun di play bersamaan, pasti kerasa heartfelt banget,” jelas Kaleb J.
“Tanda Cinta” sengaja memakai bahasa yang lebih klasik dan puitis dibanding lagu-lagu Kaleb J sebelumnya. Metafora “Dermaga cintamu / tempat ku berlabuh” menggambarkan pelaut yang akhirnya menemukan pelabuhan terakhirnya. Di Bridge, satu baris berdiri sendiri: “Untuk selamanya, diriku untukmu.”
“Karena ini momen yang sakral, dan bener-bener deep, aku rasa untuk bermain dengan bahasa yang lebih klasik, puitis, dan mature adalah pilihan yang terbaik,” ungkap Kaleb J.
Ejaan lama pada lirik “ikatkan slamanya” juga dipilih dengan sadar. “Itu keputusan artistik yang buat aku lebih enak didenger di kuping aja sih, it sounds right for me,” ujarnya sambil tersenyum.
Ada baris di liriknya: “Karena jauh di lubuk hatimu / ada separuh jiwa hatiku.” Bagi Kaleb J, ini bukan soal soulmate yang sudah ditakdirkan sejak awal. “Konsep soulmate sendiri bisa memiliki arti yang berbeda di setiap hidup orang-orang,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, di konteks lagu ini yang lebih penting bukan apakah ada satu orang yang secara literal sudah ‘ditakdirkan’ untuk kita, tetapi perasaan ketika kita bertemu seseorang yang membuat kita berani untuk mengarungi hidup bersama dia selamanya.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






