More

    FUI Tolak Dangdut Koplo

    Ahmad Fauzan Sazli

    JAKARTA, KabarKampus – Sekitar 300 orang yang tergabung dalam Forum Umat Islam Indonesia menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Jumat, (01/06). Mereka menolak maraknya kemaksiatan yang terjadi di Indonesia.

    Dalam aksinya mereka membawa sejumlah spanduk dan melakukan orasi yang isinya menolak bentuk kemaksiatan yang terjadi di Indonesia serta mendesak pemerintah memerhatikan kemaksiatan yang terjadi di Indoensia.

    - Advertisement -

    “Aksi ini adalah ungkapan rasa syukur kami, pemuja setan dari Amerika Lady Gaga tidak konser di Indonesia. Namun kemaksiatan di Indonesia belum selesai. Masih banyak konser-konser porno, artis seronok yang terus manggung seperti Trio Macan dan sebagainya. Termasuk yang sering dikeluhkan masyarakat yakni dangdut koplo.” Kata korlap aksi Bernarth Abdul Jabar di Bundaran HI, Jakarta.

    Menurutnya, Trio Macan dan dangdut koplo seperti itu mengumbar aurat dan aksi mereka banyak ditonton anak-anak.

    “Seharusnya pemerintah tidak memberikan izin konser-konser yang mengumbar aurat itu. Bila pemerintah membiarkan ini terjadi berarti pemerintah membiarkan maksiat merajalela di Indonesia.” tegas Bernarth.

    Di tempat yang sama KH. Muhammad Al Khathath, Sekretaris Jenderal FUI menambahkan, bahwa FUI mendukung sikap tegas dan istiqomah MUI yang mengeluarkan fatwa haramnya porno aksi dan pornografi.

    “FUI mengajak seluruh komponen bangsa merapatkan barisan dan mendesak pemerintah dan aparat memberantas kemaksiatan.” Jelasnya.

    Aksi yang bertajuk Apel Siaga Indonesia Tolak Maksiat ini diikuti sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam FUI, seperti Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Reformis Islam (Garis), FBR, NU, dan sebagainya.

    Aksi di Bundaran HI ini berlangsung selama satu jam. Massa aksi kemudian melanjutkan aksi mereka ke Istana Negara. Aksi berlangsung dengan tertib.[]

     

     

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here