More

    Kasus Munir Menggantung Di Istana

    Ahmad Fauzan Sazli

    Sahabat Munir mengenakan topeng dalam aksi “Mengenang 8 Tahun Pembunuhan Munir” di depan Istana Negara, Jakarta (07/09/2012). FOTO : FRINO BARIARCIANUR

    JAKARTA, KabarKampus – Sekitar tiga ratus orang yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) menggelar peringatan delapan tahun terbunuhnya munir di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat, (07/09). Dalam aksi itu mereka mengingatkan kembali Presiden untuk menyelesaikan kasus Munir secara tuntas.

    “Pihak Istana lupa bahwa fakta persengkokolan jahat pembunuhan munir ini sudah jelas-jelas terbukti secara hukum. Tetapi presiden SBY berserta jajaran aparat hukumnya justru mengaburkan fakta, menghapus jejak, serta, menghapus rantai para pembunuh Munir,” kata Astri Aktivis KASUM.

    - Advertisement -

    Menurut, Astri, dalih istana yang mengatakan pembunuhan Munir tidak relevan lagi ditanyakan, merupakan upaya presiden SBY semakin menutup rapat-rapat agar segera berlalu. Presiden SBY dan penegak hukumnya sebenarnya melakukan dan menyatakan sikap yang tidak terhormat, yaitu mengingkari kebenaran dan keadilan.

    Pada kesempatan yang sama, Usmad Hamid aktivis Kontras menambahkan, bahwa SBY kalau punya keberanian dari dulu otak pembunuh Munir ditangkap.

    “Presiden sebenarnya sanggup menyelesaikan kasus munir, kalau presiden dibekali keberanian dan pengetahuan yang cukup,” jelas Usman.

    Aksi yang juga diikuti mahasiswa dari STIMIK, FH. Atmajaya Jakarta, dan sejumlah elemen masyarakat. Sebagai simbol masih digantungnya kasus Munir oleh pihak Istana Negara, masa aksi menggantungkan topeng Munir pada tali di tengah aksi. Aksi ini berlangsung damai dalam penjagaan ketat polisi.[]

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here