Radio Australia Network

Sekelompok pencuri telah menjarah toko mainan di Seymour, di sebelah utara Melbourne dan mencuri berbagai set permainan Lego senilai S15.000 atau kira-kira Rp. 150 juta.
Polisi mengatakan pencuri tersebut melakukan aksinya sekitar seminggu yang lalu dan mencuri mainan yang populer ini senilai $10.000. Mereka kemudian kabur menggunakan mobil yang belum bisa diidentifikasi.
Para pencuri ini rupanya ketagihan dan kembali pada hari Minggu sore dan Senin pagi dan mengambil beberapa barang lain termasuk Lego “City” dan Lego “Technic”, kata polisi lagi.
Detektif Senior Constable Ian Porter dari kepolisian negara bagian Victoria mengatakan kemungkinan besar para pelaku memiliki pengalaman dalam memasang kaca jendela dan beberapa orang terlibat dalam tindakan kriminal ini.
“Mereka membongkar seluruh kaca jendela dari pintu kaca geser yang berjalan secara otomotis,” ujar Detektif Senior Constable Porter.
Mereka juga terlihat telah merencanakan pencurian kedua karena mereka telah mengambil cakram keras dari CCTV di toko tersebut pada saat mereka melakukan kejahatan mereka yang pertama.
“Pada saat kejadian kedua, manajer toko belum berhasil memasang kembali CCTV. Mereka tahu benar apa yang mereka lakukan,” ujar detektif tersebut.
“Kami percaya ini tindakan kriminal ini telah direncanakan dengan matang oleh orang-orang yang terlibat.”
Detektif Porter percaya Lego hasil curian itu akan mereka jual dan polisi akan mengawasi serta waspada penuh ketika berhubungan dengan penjual mainan bekas pakai serta website perdagangan online.
“Seperti kebanyakan orang, kami akan terus mengawasi toko, pasar mainan serta situs Gumtree atau eBay,” lanjutnya.
“Lego merupakan mainan yang populer dan banyak orang membelinya untuk anak mereka maupun diri sendiri.”
Detektif Porter juga meminta anggota masyarakat untuk melaporkan ke polisi jika mereka melihat tanda-tanda yang mencurigakan sehubungan dengan pencurian mainan ini.[]






