More

    Sebanyak 75 Aktivis Mahasiswa Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Dompet Dhuafa

    75 mahasiswa penerima beasiswa aktivis dompet dhuafa. Dok. Istimewa

    SEMARANG, KabarKampus – Sebanyak 25 aktivis dari 22 Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia mengikuti Future Leader Camp (FLC) 2019 dari tanggal 28- 31 Maret 20109. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembekalan bagi para aktivis penerima Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Dompet Dhuafa Pendidikan.

    Kali ini FLC 2019 mengangkat tema “Millenial Leaders: Menuju Indonesia Berdaya”.  Diharapkan melalui FLC 2019 dapat menggabungkan kepemimpinan nasional berlandaskan pengetahuan dan kompetensi milenial dalam mewujudkan Indonesia Berdaya.

    “Output dari kegiatan FLC 2019 ini diharapkan mampu menghasilkan 75 Leadership Project dengan penerima manfaat lebih dari 10.000 orang,” ungkap Budiyanto, Manajer BAKTI NUSA Dompet Dhuafa, Jumat, (29/03/2019).

    - Advertisement -
    Dalam project tersebut, kata Budi, mereka berencana mengkaderisasi sebanyak 600 pemimpin kampus yang tersebar di 300 kampus se-Indonesia. Selain itu juga mereka berencana menerbitkan sebanyak 6 buku di tahun 2019.
    “Output tersebut lah yang membuat kami semakin yakin bahwa Indonesia berdaya dapat terwujud di masa depan melalui SDM generasi milania berkualitas yang dipersiapkan melalui FLC ini,” ungkapnya.
    Puncak acara FLC 2019 bertajuk Inspiring Leader’s Talk (30 Maret 2019) menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai narasumber antara lain Indra Sjafri (Pelatih Sepak Bola Tim Nasional Indonesia U-22 & U-23), Mursida Rambe (Tokoh Perubahan Republika 2016), dan Djohari Zein (Komisaris JNE). Kemudian juga Arief Budiman (Direktur PT Danareksa Persero), Bima Laga (Associate Vice President Bukalapak) dan Gala Dinner bersama Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) serta Walikota Semarang (Hendrar Prihadi).
    Seluruh rangkaian acara dan pembicara yang dihadirkan dalam FLC 2019 diharapkan mampu memberikan insight kepada para aktivis penerima manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) agar mampu memaksimalkan potensi diri sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia.

    Para penerima beasiswa aktivis ini berasal dari 22 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diantaranya UI, UNJ, IPB, UNPAD, UPI, ITB, UGM, UNY, UPN Veteran Yogyakarta, UNS, UNSRI, UNTAN, UNAIR, ITS, UNESA, UPN Veteran Jawa Timur, UNNES, UNDIP, UB, UM, UNAND, dan UNP.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here