More

    Israel Membunuh Perdana Menteri Yaman, Seorang Sunni Syafii

    Perdana Menteri Yaman saat memimpin rapat kabinet.

    Menurut kesaksian utusan khusus PBB untuk Yaman, Jamal Ben Omar, pada saat itu, faksi-faksi di Yaman (termasuk keluarga Houthi) sudah bersepakat akan bergabung untuk membentuk pemerintahan Bersama. Tapi apa yang terjadi?

    1. Mansour Hadi kabur ke Arab Saudi dan di sana, dengan dukungan AS, ia mendirikan “pemerintahan Yaman” (dan pemerintahan ini yang diakui oleh sebagian besar negara-negara PBB, termasuk Indonesia).

    2. Pada malam 25 Maret 2015, Dubes Saudi untuk AS, Adel al-Jubeir mengumumkan dimulainya Operation Storm of Resolve (ʿĀṣifat al-Ḥazm), di Washington, D.C., setelah sebelumnya ia sowan ke Presiden Obama. Malam itu juga Yaman dibombardir jet-jet tempur Saudi. Esoknya, Qatar, Maroko, Kuwait, UAE, Bahrain, Jordan, dan Sudan bergabung, mengirim jet-jet tempur membombardir Yaman. Aksi pembantaian Saudi dkk kepada Yaman berlangsung 7 tahun 2015-2022. Selama masa itu, AS, Inggris, Israel, juga ikut mengebom Yaman. Militer Yaman melakukan serangan balasan ke kilang-kilang minyak Saudi, sehingga Saudi terpaksa mau gencatan senjata dan berhenti menyerang pada 2022.

    - Advertisement -

    [April 2015, Adel Al Jubeir diangkat jadi Menlu Saudi dan ia mengakui, ada AS dan Inggris di ruang komando serangan ke Yaman.]

    Korbannya tentu saja, RAKYAT YAMAN (karena bom tidak punya mata, tidak bisa memilih, hanya warga Syiah, atau hanya keluarga Houthi saja yang dibunuh).

    MENGAPA DUNIA cenderung DIAM? Karena, media serempak menyebarkan narasi: ini gara-gara “pemberontak Houthi – Syiah.” Dan buat kaum Muslim Sunni, sayangnya, karena korban dicitrakan sebagai “Syiah”, mereka cenderung abai.

    Padahal, PBB berkali-kali mengumumkan bahwa kondisi Yaman adalah salah satu krisis “kemanusiaan terburuk” di dunia. Serangan bom Saudi dkk selama 7 tahun menyebabkan 4,5 juta orang terpaksa jadi pengungsi dan lebih dari 17 juta orang mengalami kelaparan akut (total populasi: 40 juta) – data PBB.

    Tapi dalam kondisi berat itu, pemerintah de facto dan rakyat Yaman tetap MEMBELA PALESTINA. Setelah rezim Zionis memulai genosida-nya di Gaza pada Oktober 2023, Angkatan Laut Yaman memblokade Laut Merah (tapi, yang dilarang lewat hanya kapal-kapal Israel atau yang menuju Israel; kapal-kapal lain bebas). Militer Yaman juga mengirimkan rudal ke Israel.

    Tuntutan mereka: hentikan genosida di Gaza. Para pejuang Palestina di Gaza, berkali-kali membuat video menyatakan terima kasih kepada Yaman.

    Kejadian 28 Agustus lalu adalah harga yang mereka tanggung atas pembelaan mereka pada Palestina. Alasan Israel mengebom Yaman, tak lain, untuk menghentikan serangan Yaman ke Israel. Israel mengebom lokasi dimana PM Yaman dan para menteri sedang rapat.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    5 COMMENTS

    1. Dan tidak di ragu_kan lagi perkara akhir pada fase kekacauan ini adalah fitnah yang mana kekejaman_nya lebih kejam dari bom atom atau pembunuhan dan peperangan itu sendiri..
      .
      .

      ☝️

    2. Setuju, konflik di Yaman sama sekali bukan konflik mazhab seperti yang sering digambarkan media arus utama dengan label “Houthi-Syiah”. Faktanya, rakyat Yaman baik Sunni maupun Syiah bersatu melawan agresi Saudi dan Israel. Menyebut bahwa Perdana Menteri Yaman yang dibunuh adalah seorang Sunni-Syafi’i penting agar publik sadar bahwa perjuangan ini bukan soal mazhab, melainkan perjuangan rakyat melawan kolonialisme dan imperialisme global

    3. Tulisan ini penting, karena selama ini banyak orang keliru memahami Yaman.
      Perdana Menteri Ahmad Ghaleb al-Rahwi bukan Houthi, tapi seorang Sunni Syafi’i.
      Fakta ini menunjukkan bahwa yang dilawan rakyat Yaman bukan soal mazhab, tapi soal penjajahan dan intervensi asing.
      Israel membunuh pemimpin mereka adalah bukti nyata bahwa siapa pun yang berdiri bersama rakyat akan jadi target.
      Inilah saatnya kita melihat Yaman dengan lebih jernih, dan menegaskan bahwa musuh utama adalah Israel dan sekutunya.

    4. Mau kah seseorang itu suni, syiah atau apalah, yang namanya pembantai itu tidak lah d benarkan..intinya Israel itu adalah teroris, hantu, setan, orang jahat, semoga Allah swt mengutuknya…aamiin

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here