More

    Israel Membunuh Perdana Menteri Yaman, Seorang Sunni Syafii

    Sejak 2016 (setelah presiden interim Mansour Hadi mundur dan pergi ke Saudi) struktur pemerintahan Yaman seperti ini:

    1. Dewan Politik Utama [Supreme Political Council -SPC]

    SPC dibentuk 2016, hasil kesepakatan antara faksi-faksi di Yaman (termasuk di antaranya Houthi). SPC bertindak sebagai kepresidenan kolektif. Saat ini, Presiden Yaman dijabat oleh Mahdi al-Mashat (sejak 2018).

    - Advertisement -

    2. Pemerintahan Penyelamatan Nasional [Government of National Salvation -GNS – update: saat ini sudah berganti nama: Government of Change and Construction], yang melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan. GNS dipimpin oleh Perdana Menteri, dibantu oleh menteri-menteri. Pengangkatan PM dan kabinet dilakukan atas kesepakatan SPC dan persetujuan DPR Yaman. Karena masih dalam situasi perang dan krisis kemanusiaan akut (seperti diakui oleh PBB), DPR yang bertugas masih DPR yang lama; belum dilakukan pemilu.

    Sebagaimana biasa terjadi di negara-negara lain, ada saja faksi yang terkuat/dominan dan ada tokoh yang menonjol dalam politik. Di Yaman, faksi yang dominan adalah Ansharullah (ini bukan partai, tapi lebih ke gerakan/movement, yang berpengaruh dalam berbagai bidang, mulai dari pelayanan publik, hingga militer).

    Anggota Ansharullah banyak yang Syiah Zaidiyah, ada juga yang Sunni. Pemimpin Ansharullah saat ini adalah Sayyid Abdul Malik Badruddin Al Houthi. PM Al Rahwi yang baru dibunuh Israel, bukan anggota Ansharullah, dan ia seorang Sunni Syafii. Dia diangkat karena kapabilitas, komitmen membela tanah air, dan dukungannya pada Palestina.

    Innalillaahi wa inna ilahi roojiuun. Turut berduka untuk seluruh martir Yaman pembela Palestina.

    Demikian. Semoga bermanfaat.

    ===

    BACAAN LANJUTAN:

    Tulisan lama saya soal Yaman, antara lain, bisa dibaca di:

    ———-
    *Penulis: adalah Pakar Asia Barat/Timur Tengah dari Universitas Padjadjaran.

    - Advertisement -

    5 COMMENTS

    1. Dan tidak di ragu_kan lagi perkara akhir pada fase kekacauan ini adalah fitnah yang mana kekejaman_nya lebih kejam dari bom atom atau pembunuhan dan peperangan itu sendiri..
      .
      .

      ☝️

    2. Setuju, konflik di Yaman sama sekali bukan konflik mazhab seperti yang sering digambarkan media arus utama dengan label “Houthi-Syiah”. Faktanya, rakyat Yaman baik Sunni maupun Syiah bersatu melawan agresi Saudi dan Israel. Menyebut bahwa Perdana Menteri Yaman yang dibunuh adalah seorang Sunni-Syafi’i penting agar publik sadar bahwa perjuangan ini bukan soal mazhab, melainkan perjuangan rakyat melawan kolonialisme dan imperialisme global

    3. Tulisan ini penting, karena selama ini banyak orang keliru memahami Yaman.
      Perdana Menteri Ahmad Ghaleb al-Rahwi bukan Houthi, tapi seorang Sunni Syafi’i.
      Fakta ini menunjukkan bahwa yang dilawan rakyat Yaman bukan soal mazhab, tapi soal penjajahan dan intervensi asing.
      Israel membunuh pemimpin mereka adalah bukti nyata bahwa siapa pun yang berdiri bersama rakyat akan jadi target.
      Inilah saatnya kita melihat Yaman dengan lebih jernih, dan menegaskan bahwa musuh utama adalah Israel dan sekutunya.

    4. Mau kah seseorang itu suni, syiah atau apalah, yang namanya pembantai itu tidak lah d benarkan..intinya Israel itu adalah teroris, hantu, setan, orang jahat, semoga Allah swt mengutuknya…aamiin

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here