More

    Rektor Unair Dampingi Mahasiswa dan Ingatkan Elite Politik Jaga Ucapan

    Rektor Universitas Airlangga (Unair), Prof. Dr. Muhammad Madyan. (Foto: unair.ac.id)

    Rektor Universitas Airlangga (Unair), Prof. Dr. Muhammad Madyan, menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi langsung Rizal Hidayatulloh, mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) yang sempat diamankan aparat kepolisian saat mengikuti aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. 

    Dalam kunjungan itu, Prof. Madyan didampingi Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Dwi Setyawan. Kunjungan ini menjadi bentuk nyata dukungan kampus terhadap mahasiswa, khususnya dalam memastikan hak-hak akademik dan kemanusiaan tetap terlindungi. 

    Prof. Madyan menyampaikan bahwa pihak universitas terus memantau kondisi Rizal. Sebagai wujud tanggung jawab, Rizal juga akan difasilitasi untuk menjalani pemeriksaan kesehatan gratis di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) pada Senin (8/9). 

    - Advertisement -

    Langkah tersebut diambil agar kondisi fisik maupun mental mahasiswa tetap terjaga setelah pengalaman yang dialaminya.

    Rektor menegaskan, aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi merupakan bagian dari proses intelektual. Namun, kebebasan berekspresi tetap harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. 

    Dukungan universitas, kata dia, selalu ada sepanjang penyampaian pendapat dilakukan sesuai koridor hukum. Di sisi lain, Prof. Madyan juga menyampaikan pesan kepada elite politik. Menurutnya, pernyataan yang tidak bijak di tengah situasi bangsa yang penuh gejolak bisa menambah keresahan masyarakat. 

    “Para elite politik pun juga menahan diri agar misalnya tidak terpancing dengan statement-statement yang mohon maaf, mungkin bisa menyakiti hati masyarakat,” ujarnya dalam konferensi pers di halaman Gedung Manajemen Kampus C, Rabu (3/9).

    Ia menambahkan, imbauan tersebut berlaku bukan hanya bagi elite politik, tetapi juga bagi pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar di ruang publik. “Ya, semua saya harapkan bisa menahan diri ya, menahan diri,” tegasnya.

    Selain itu, Prof. Madyan juga berpesan kepada mahasiswa maupun masyarakat yang turun ke jalan agar menjaga kondusifitas aksi. “Artinya para demonstran juga harus mengedepankan istilahnya jalan yang tanpa kekerasan gitu ya,” pungkasnya.

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here