
BOGOR, KabarKampus – Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Malasari Halimun Sejahtera (MAHARA) melaksanakan Penanaman Perdana di Kampung Malasari, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Selasa (23/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya restorasi areal Perhutanan Sosial dan penguatan kapasitas LPHD.
Penanaman dilakukan pada areal hutan yang mengalami degradasi seluas 53 ha dengan pendekatan agroforestry yang mengintegrasikan pemulihan ekosistem dan peningkatan ekonomi masyarakat. Sebanyak 219.676 bibit tanaman disiapkan, terdiri dari durian, manggis, jeruk, kopi, sengon, dan gamal, untuk ditanam di wilayah LPHD MAHARA di Desa Malasari dengan luas 53 ha.
Penanaman perdana dicanangkan Dirjen Perhutanan Sosial, Ibu Catur Endah Prasetiani SSi. MT, perwakilan dari Pemerintah Inggris/FCDO, dan The Asia Foundation. Direktur Eksekutif Yayasan Kehutanan Masyarakat Indonesia (YKMI) atau disebut juga Seknas FKKM, Dr. (C) Mangarah Silalahi, S.Sos., M.Sc., M.T, menyampaikan bahwa penanaman perdana ini menjadi langkah awal pemulihan hutan berbasis masyarakat. Diharapkan nantinya dapat mencegah banjir karena lokasinya di hulu Bogor dan Jakarta serta meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan masyarakat .
Kegiatan penanaman ini dihadiri sekitar 200 orang yang juga turut dihadiri perwakilan pemerintah pusat, provinsi dan daerah serta Kelompok Tani Hutan lainnya.
Kelompok perhutanan sosial LPHD MAHARA diharapkan dapat menjadi contoh praktik terbaik upaya restorasi hutan berbasis masyarakat yang sangat peduli dengan wilayah hilir dan juga penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
“Kami sangat senang karena pak Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni PHd, telah memberikan persetujuan HD MAHARA akhir tahun 2024 lalu dengan luasan 806 ha,” kata Eliya Kharisma- Ketua LPHD MAHARA.
“Kami juga sudah membentuk 5 Kelompok Usaha PS dan satu diantaranya KUPS Perempuan- Pakebucu. Terimakasih atas pencanangan tanam perdana Oleh Bu Dirjen PS dan rombongan, Pemerintah Inggris, TAF dan FKKM yg telah memfasilitasi kami selama ini,” pungkas Eliya.






