Bethlehem: Imajinasi vs Realita
Bagi banyak orang di Barat, Betlehem – tempat kelahiran Yesus – adalah tempat imajinasi – sebuah kartu pos dari zaman kuno, yang membeku dalam waktu. “Kota kecil” itu dikenang sebagai desa kuno dari kitab suci, bukan sebagai kota yang hidup dan bernafas dengan orang-orang nyata, dengan sejarah dan budaya yang berbeda.
Betlehem saat ini dikelilingi oleh tembok dan pos pemeriksaan yang dibangun oleh penjajah. Penduduknya hidup di bawah sistem apartheid dan fragmentasi. Banyak yang merasa terputus, tidak hanya dari Yerusalem – yang tidak diizinkan dikunjungi oleh penjajah – tetapi juga dari imajinasi Kristen global yang menghormati masa lalu Betlehem sambil sering mengabaikan masa kininya.
Sentimen ini juga menjelaskan mengapa begitu banyak orang di Barat, meskipun merayakan Natal, kurang peduli dengan umat Kristen di Betlehem. Lebih buruk lagi, banyak yang menganut teologi dan sikap politik yang menghapus atau mengabaikan keberadaan kami sepenuhnya untuk mendukung Israel, kekaisaran masa ini.
Dalam kerangka ini, Betlehem kuno dijunjung tinggi sebagai gagasan suci, tetapi Bethlehem modern – dengan umat Kristen Palestina yang menderita dan berjuang untuk bertahan hidup – adalah realitas yang tidak menyenangkan yang perlu diabaikan.
Kesenjangan ini penting. Ketika umat Kristen Barat melupakan bahwa Betlehem itu nyata, mereka terputus dari akar spiritual mereka. Dan ketika mereka melupakan bahwa Betlehem itu nyata, mereka juga melupakan bahwa kisah Natal itu nyata.
Mereka lupa bahwa peristiwa itu terjadi di antara orang-orang yang hidup di bawah kekaisaran, yang menghadapi penggusuran, yang mendambakan keadilan, dan yang percaya bahwa Tuhan tidak jauh tetapi berada di antara mereka.
Makna Natal bagi Betlehem
Bersambung ke halaman selanjutnya –>







Kisah kelahiran Nabi Isa a.s. adalah kisah kezaliman dan ketabahan kaum tertindas. Palestina bukan sekadar sejarah, tapi luka yang masih hidup hingga hari ini.
Memutarbalikan cerita dari keadaan yg sesungguhnya agar lupa akan makna dari luka sejarah di masa itu…Nabi isa a.s akan hadir pd waktu nya dan menjelaskan Kebenaran pada umat ini