Selain pentas seni, akhir tahun di STIA Bengkulu juga diwarnai dengan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2025. Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Adeva Bengkulu, Minggu (21/12), dan menandai dimulainya babak baru kepemimpinan mahasiswa.
Acara tersebut dihadiri Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., jajaran pimpinan STIA Bengkulu, dosen, staf kampus, serta ratusan mahasiswa. Kehadiran Kapolresta menjadi simbol dukungan terhadap peran strategis mahasiswa dalam kehidupan sosial dan demokrasi kampus.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Sudarno menekankan pentingnya organisasi mahasiswa sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan dan pengabdian. “Pengurus BEM dan UKM harus mampu membangun sinergi, menjaga integritas, dan menghadirkan program yang memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat,” ujarnya seperti dikutip dari Kupas Online.
Ia juga mengingatkan agar organisasi mahasiswa terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menjaga stabilitas kampus, serta menumbuhkan budaya dialog yang sehat. Pihak kampus menyambut pelantikan ini sebagai momentum regenerasi.
Wakil Ketua III STIA Bengkulu, Septi Rindawati, berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi internal dan mengembangkan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara seni, pembacaan ikrar, serta penyerahan mandat dari pengurus sebelumnya kepada kepengurusan baru.
Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta tersebut berjalan tertib dan kondusif hingga menjelang siang hari. Melalui pentas seni dan pelantikan kepemimpinan mahasiswa, STIA Bengkulu menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.






