
Seluruh pertandingan diselenggarakan di Gunung Geulis Country Club, menggunakan kombinasi East Course dan West Course, guna menjaga konsistensi kualitas permainan. Regulasi pertandingan mengacu pada Rules of Golf terbaru (2023) serta local rules resmi Persatuan Golf Indonesia (PGI).
“Kita belum adopsi semua, hanya mengadopsi beberapa ketentuan model lokal rules yang sudah resmi. PGI kebetulan belum mengeluarkan model hard card yang terbaru, sehingga beberapa clarification kemarin itu belum diadopsi di hard card. Yang kita nanti akan pakai selain peraturan model terbaru 2023, kita mempergunakan peraturan setempat yang ada di dalam hard card PGI tahun 2025,” tutur Alwi Hasan sebagai Tournament Director.
Alwi menambahkan dalam penjabarannya, “Nanti mungkin ada beberapa additional local rules yang dilintaskan pada saat game dilakukan. Kemudian berikutnya dari sisi teknis, kita juga akan menurunkan 2 referee dan 1 tournament director, sehingga harapannya adalah kalau ada dispute atau pertanyaan ruling dari beberapa peserta tetap bisa dijaga bahwa itu sesuai dengan peraturan golf yang berlaku.”
Liga Golf Alumni 2026 membawa semangat dan ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat, solid, dan menjunjung tinggi sportivitas. Tempat setiap peserta bisa saling belajar, saling menghargai, dan menikmati prosesnya.
Lebih dari Sekedar Turnamen
Penyelenggara menegaskan bahwa Liga Golf Alumni 2026 bukan terfokus pada ambisi kemenangan semata. Liga ini diproyeksikan sebagai fondasi kolaborasi jangka panjang antar alumni yang kelak dapat bermuara pada kegiatan sosial, jejaring lintas profesi, hingga kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa dari kompetisi yang dikelola dengan baik dan dilandasi niat yang tulus, saya garis bawahi, dari niat yang tulus akan lahir berbagai hal positif lainnya. Baik dalam bentuk persahabatan, kolaborasi, kegiatan sosial, maupun kontribusi nyata yang dapat dilakukan bersama di masa yang akan datang. Jadi apa yang akan kita lakukan hari ini, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk hari di depan,” tutur Adhi Caksana menguraikan makna Liga Golf Alumni 2026.
Panitia percaya Liga Golf Alumni bukan sekadar seremoni dan untuk hari ini saja. Tetapi dapat membawa dampak positif, kolaborasi, dan kontribusi yang bermakna bagi masyarakat.
Merawat Persaudaraan di Luar Lapangan
Di tengah kompetisi, nilai utama yang terus dijaga adalah persaudaraan. Liga Golf Alumni Perguruan Tinggi 2026 diharapkan menjadi kalender tetap yang tidak hanya mempertemukan alumni dalam rivalitas sehat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.
“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan, menjaga semangat kebersamaan, dan menumbuhkan nilai-nilai positif yang terus hidup di luar lapangan golf. Karena bagi kami, golf is golf, golf is life,” beber panitia penyelenggara Liga Golf Alumni yang sedang menginisiasi format baru kompetisi.
Liga ini juga mendapat dukungan dan apresiasi dari komunitas golf dan organisasi terkait, termasuk Persatuan Golf Indonesia, yang menilai format liga ini sebagai ruang kompetisi yang adil, profesional, dan bermakna bagi pegolf alumni.
Sesi akhir ditandai dengan foto cinderamata dan pembukaan piala Liga Golf Alumni 2026 dari masing-masing alumni perguruan tinggi negeri yang menjadi peserta acara.






