
Di tengah padatnya jadwal kuliah, tugas bertumpuk, dan tekanan akademik yang tak ada habisnya, mahasiswa seringkali mengabaikan satu aspek penting dalam kehidupan kampus, yaitu kesehatan mental. Padahal, menjaga kondisi mental sama pentingnya dengan menjaga nilai IPK.
Menjaga kesehatan mental adalah bagian dari perjalanan akademik yang sehat. Kampus bukan hanya tempat mencari ilmu, tapi juga ruang belajar menjadi manusia yang utuh secara fisik, mental, dan emosional. Ingat, Kawan Kampus bukan robot. Berhenti sejenak bukan berarti kamu gagal, tapi kamu sedang peduli pada diri sendiri.
Bagikan artikel ini ke Kawan Kampus yang lagi butuh reminder untuk berhenti sejenak dan bernapas. Kita semua butuh istirahat, bukan hanya sukses. Berikut beberapa tips praktis untuk membantu kamu tetap waras dan seimbang secara emosional selama masa kuliah yang sibuk:
1. Buat Jadwal Harian
Produktivitas bukan tentang mengisi setiap menit dengan aktivitas, tapi tentang manajemen energi. Buatlah jadwal harian yang memberi ruang untuk istirahat dan kegiatan menyenangkan. Sisipkan waktu 10–15 menit untuk jeda di antara kuliah atau belajar. Gunakan aplikasi seperti Google Calendar atau Notion untuk menyusun jadwal mingguan.
2. Jangan Remehkan Tidur
Begadang mungkin terdengar produktif, tapi dampaknya terhadap kesehatan mental sangat besar. Kurang tidur memperburuk kecemasan, konsentrasi menurun, dan emosi jadi lebih tidak stabil. Targetkan tidur 6–8 jam setiap malam, terutama saat masa ujian atau tugas akhir.
3. Luangkan Waktu
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






