Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPN IARMI Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa IARMI lahir dari semangat cinta tanah air dan pengabdian yang tertanam sejak masa mahasiswa. “Karenanya, IARMI harus mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut di tengah masyarakat,” pesan Ahmad Riza Patria seperti dikutip dari website Pemprov Kepri.
Ia menambahkan bahwa IARMI tidak boleh berhenti sebagai wadah nostalgia, melainkan harus menjadi arena pengabdian nyata dalam memperkuat ketahanan berbangsa dan bernegara. Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura yang turut hadir menyampaikan bahwa IARMI Kepri memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah.
Menurutnya, organisasi alumni Menwa dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintahan. “Oleh karena itu, IARMI Kepri khususnya harus mampu menjawab berbagai tantangan kebangsaan di wilayah strategis seperti Provinsi Kepulauan Riau,” harapnya.
Nyanyang juga mengingatkan bahwa Resimen Mahasiswa memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa, bukan sekadar simbol ketahanan nasional di kampus, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa kepemimpinan, disiplin, dan cinta tanah air. Ia menegaskan bahwa sebagai daerah perbatasan, Kepulauan Riau membutuhkan penguatan nilai nasionalisme dan bela negara.
“Provinsi Kepulauan Riau sebagai daerah perbatasan membutuhkan semangat tersebut untuk menjaga stabilitas daerah, memperkuat nasionalisme di wilayah perbatasan, serta menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat yang berada di pintu gerbang Indonesia,” ujar Nyanyang.
Usai pelantikan, Ketua DPP IARMI Kepri Agus Wibowo menyatakan komitmennya untuk merangkul seluruh alumni Resimen Mahasiswa agar organisasi semakin solid dan bermanfaat. Ia juga menegaskan bahwa DPP IARMI Kepri akan terus menjalankan program pendidikan dan pelatihan dasar bagi mahasiswa sebagai bekal saat terjun ke masyarakat.
“Kami ingin keberadaan organisasi ini memberikan manfaat dan sumbangsih positif bagi pembangunan Provinsi Kepulauan Riau khususnya, serta bagi bangsa Indonesia pada umumnya,” pungkas Agus Wibowo.






