
Dalam Pujian dan Ucapan Syukur atas Kesetiaan Tuhan
Selain Seminar Nasioanl 2026, acara ini diwarnai oleh sesi refleksi khusus sebagai ucapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup Dr. James. Dalam sesi ini, Dr. James mengajak peserta untuk kembali merenungkan inti dari pelayanan dan iman Kristen melalui kisah dalam Injil Lukas tentang seorang lumpuh yang telah bertahun-tahun hidup tanpa harapan. Kisah ini menurutnya, mencerminkan keterbatasan cara pandang manusia yang kerap terikat pada apa yang tampak secara kasat mata.
Dr. James melanjutkan, bahwa mukjizat kesembuhan bukan sekadar tindakan belas kasihan. Lebih dari itu, pengampunan dosa menjadi inti dari misi Yesus. Refleksi ini kemudian dikaitkan dengan peran pendidikan, khususnya di UPH.
“Melalui pendidikan, UPH tidak hanya membentuk kemampuan intelektual, tetapi juga menyentuh dan memulihkan manusia secara utuh. Saya berharap, agar gereja maupun pendidikan di Indonesia terus dipenuhi oleh belas kasihan, dengan Kristus sebagai pusat kehidupan dan pelayanan,” tuturnya.
Seminar Nasional 2026 menjadi ruang refleksi yang meneguhkan peran keluarga sebagai fondasi persatuan bangsa, sekaligus menginspirasi generasi penerus untuk memuliakan Tuhan melalui karya nyata yang membawa berkat bagi Indonesia. Komitmen ini selaras dengan visi UPH dalam membentuk pemimpin unggul yang takut akan Tuhan, profesional dalam panggilan, dan berdampak nyata bagi bangsa.






