Sepanjang 2025 mereka berenam bersama Nayya, sang manajer, dan Danang berjibaku dengan penggarapan album, track demi track disambi menghadapi kehidupan perkuliahan, keluarga, asmara, hingga yang lainnya. Meski dihantam oleh polemik masing-masing, mereka memiliki satu visi dan tanggungan yang senantiasa menanti hingga terbentuk seutuhnya album ini. Album ini tak hanya menjadi jerih payah mereka, namun juga merangkum perjalanan mereka yang kian tahun kian tidak terprediksi menghadapi pendewasaan.
Setelah menyiapkan proses panjang untuk perilisan dan menyediakan aset visual sejak November 2025 bersama Batas Frekuensi, Lucien Sunmoon tengah menyiapkan rilisan fisik yang digarap oleh Haum Entertainment berupa kaset pita yang nantinya akan dibundling bersama buku “Nothing Blooms at Midnight: a Visual Guide” yang ditulis oleh Sukma Kelana melalui Batas Frekuensi beserta merch lainnya.
Tak berhenti di situ, Batas Frekuensi juga tengah menyiapkan 4 Music Video untuk Lucien Sunmoon yang direncanakan akan rilis akhir Maret mendatang setelah menghabiskan sebulan penuh untuk melakukan proses shooting dan produksi. “Nothing Blooms at Midnight” dapat dinikmati di seluruh DSP sejak 14 Februari 2026 lalu.
Title : Nothing Blooms at Midnight
Performed By : Lucien Sunmoon
Produced By : Danang Seloaji
Written by : Lucien Sunmoon
Vocal by : Kanaya Firsti Gusavin
Electric guitars by : Natanael Rudy Hadinata, Yessy Aulia Zahra
Electric bass by : Muhammad Mundir Setyawan
Drums recorded by : Lyranti Revalina Kusuma
Recorded by : Dheka Satria, Axel Kevin at Haum Studio
Mixed By : Rio Armand at RA2 Studio
Mastered By : Rio Armand at RA2 Studio
Artwork by : Dwiki Rikus
Photo and Press Kit by : Batas Frekuensi

Tentang Lucien Sunmoon
Lucien Sunmoon adalah band alternatif pop dari Malang, Indonesia yang baru terbentuk pada awal 2023. Berangkat dari 6 remaja yang baru menginjak usia dewasa, band ini terdiri dari Naya pada vokal, Nael pada gitar dan backing vokal, Yessy pada gitar, Mundir pada bass, Nasywa pada keyboard, dan Lyra pada drum. Mengusung warna-warna musik pop dengan sentuhan alternatif, karakter Lucien Sunmoon terpengaruh dari band-band seperti Cafuné, Grrrl Gang, Drizzly, hingga Girl and Her Badmood. Di tengah kesibukan mereka berseteru dengan kegiatan kuliah, mulai dari ospek hingga skripsi, Lucien Sunmoon konsisten dengan produktivitas mereka dan menyiapkan project lainnya yang akan datang.
Link to Spotify






