
SURAKARTA, KabarKampus – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi membuka lima program studi (prodi) baru pada jalur Seleksi Mandiri tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons kampus terhadap perkembangan kebutuhan dunia kerja dan tantangan global yang terus berubah.
Penambahan prodi tersebut mencakup jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Adapun lima program studi baru yang dibuka meliputi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, S1 Ekonomi dan Keuangan Islam, D4 Perpustakaan dan Informasi, D4 Teknologi Rekayasa Pangan, serta D4 Teknologi Informasi dan Kecerdasan Artifisial.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, mengatakan pembukaan prodi baru ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. “Sebagai upaya menghadapi tantangan tersebut, UNS membuka beberapa prodi baru yang dapat dipilih pada Seleksi Mandiri Tahun 2026,” ujar Prof. Hartono seperti dikutip dari Info Nasional.
Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri global menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi dalam menyediakan pilihan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan. Selain menghadirkan prodi baru pada jalur reguler, UNS juga memperluas program Kelas Internasional.
Pada tahun 2026, kampus yang berlokasi di Kentingan, Surakarta, tersebut membuka tiga jurusan baru untuk kelas internasional, yakni S1 Kedokteran, S1 Teknik Sipil, dan S1 Teknik Kimia. “Kehadiran kelas internasional ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi di kancah industri global,” ujar Prof. Hartono.
Dengan tambahan tersebut, UNS kini memiliki total 102 program studi reguler yang terdiri atas 11 program Diploma 3 (D3), 14 program Sarjana Terapan (D4), dan 77 program Sarjana (S1). Sementara itu, untuk program Kelas Internasional, UNS saat ini menyediakan enam pilihan program studi, meliputi Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, Kedokteran, Teknik Sipil, dan Teknik Kimia.
“Untuk program Kelas Internasional, kini sudah tersedia enam pilihan prodi yang mencakup Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, Kedokteran, Teknik Sipil, dan Teknik Kimia,” ucap Prof. Hartono.
Ia menegaskan bahwa penambahan program studi ini menjadi bagian dari komitmen UNS dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, dinamis, dan berkualitas bagi generasi muda Indonesia. “Kehadiran berbagai Prodi tersebut menjadi wujud komitmen UNS dalam menyediakan pilihan pendidikan tinggi yang beragam dan berkualitas. Selain itu, program-program studi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan serta dunia kerja di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Prof. Hartono.






