More

    Kasus Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Unsoed Disorot, KPK Diminta Telusuri Kampus Lain

    Integritas Pendidikan Jadi Sorotan

    Penerimaan mahasiswa merupakan salah satu titik penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Proses tersebut menjadi pintu masuk bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Oleh karena itu, transparansi dan prinsip merit menjadi hal penting dalam menjaga kepercayaan publik. 

    Ketika muncul dugaan bahwa penerimaan dapat dipengaruhi pembayaran ataupun rekomendasi tertentu, persoalannya tidak hanya berkaitan dengan pihak yang diduga melakukan pelanggaran. Kepercayaan calon mahasiswa, keluarga, dan masyarakat terhadap institusi pendidikan juga ikut dipertaruhkan.

    - Advertisement -

    Di sisi lain, Unsoed tetap menjalankan berbagai kegiatan akademik. Salah satunya melalui Fakultas Hukum yang menggelar The 4th International Conference on Law, Governance, and Social Justice (ICOLGAS) 2026 pada 14–16 September 2026. 

    Forum tersebut mempertemukan akademisi dan peserta dari sejumlah negara untuk membahas perkembangan hukum, tata kelola, kecerdasan artifisial, serta ketahanan lingkungan. Ketua Panitia ICOLGAS 2026 sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum Unsoed, Prof. Aryuni Yuliantiningsih, mengatakan perkembangan kecerdasan artifisial turut menghadirkan persoalan baru yang perlu dikaji dari perspektif hukum dan sosial.

    ICOLGAS 2026 mengangkat sejumlah tema yang berkaitan dengan tantangan hukum dan tata kelola di tengah perubahan teknologi serta persoalan lingkungan. “Masalah kecerdasan artifisial tentu dapat menimbulkan akibat-akibat hukum, antara lain perubahan hukum dan sosial, perlindungan HAM, kesenjangan digital, dan lain-lain,” katanya.

    Salah satu pembahasannya secara khusus menyoroti AI dan tata kelola data digital dalam sistem lingkungan. Konferensi tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dari Indonesia, Malaysia, India, Australia, dan Jepang. Sebanyak 120 makalah dijadwalkan dipresentasikan dalam forum tersebut.

    Dekan Fakultas Hukum Unsoed Prof. Riris Ardhanariswari mengatakan konferensi tersebut menjadi ruang bagi akademisi untuk bertukar gagasan mengenai hukum, pemerintahan, dan keadilan sosial. “Ini adalah bentuk konsen kami, perhatian kami terhadap persoalan-persoalan hukum yang ada,” katanya.

    Dua Tantangan yang Berbeda

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here