Biaya Kuliah Ikut Menentukan Persaingan
Bagi PTS, persoalan tersebut memiliki konsekuensi yang lebih langsung karena pemasukan dari mahasiswa menjadi salah satu sumber utama pembiayaan operasional. Furtasan menilai pemerintah perlu melihat kembali struktur biaya pendidikan di PTS.
Ia mengusulkan adanya pengelompokan biaya berdasarkan kapasitas dan kondisi masing-masing perguruan tinggi. “Oleh karenanya, segera pemerintah ambil tindakan, dikaji, dibikin standar biaya minimal itu berapa, biaya menengah berapa, biaya paling tinggi berapa. Bagi perguruan tinggi yang sudah kuat, dengan menaruh biaya yang paling rendah pun tetap akan hidup. Tapi, kalau perguruan tinggi yang pendapatannya hanya dari uang kuliah, 95 persen, wassalam (tutup),” ujarnya.
Usulan tersebut muncul ketika pemerintah juga tengah membahas rencana pendidikan tinggi gratis di PTN. Wacana tersebut membuat keberlanjutan PTS ikut menjadi perhatian karena perubahan pola pembiayaan di PTN berpotensi memengaruhi pilihan calon mahasiswa.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah memastikan kebijakan kuliah gratis tidak membuat PTS kehilangan mahasiswa secara drastis. Pemerintah dinilai perlu menyiapkan skema pembiayaan yang mempertimbangkan posisi PTN dan PTS dalam sistem pendidikan tinggi.
Persoalan penerimaan mahasiswa baru pada akhirnya tidak bisa hanya diselesaikan dengan menurunkan biaya kuliah. Perguruan tinggi tetap harus menawarkan kualitas pendidikan yang membuat calon mahasiswa memiliki alasan untuk memilihnya. Komisi X juga menilai perguruan tinggi perlu berkompetisi melalui kualitas, fasilitas, dan keunggulan program studi.
Dengan begitu, calon mahasiswa memiliki pilihan yang lebih beragam ketika menentukan tempat kuliah. Bagi PTS, situasi tersebut membuat strategi penerimaan mahasiswa perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas. Kampus tidak cukup hanya mengejar jumlah mahasiswa baru, tetapi juga perlu mempertahankan mutu pembelajaran, layanan akademik, fasilitas, serta relevansi program studi dengan kebutuhan mahasiswa.
Di sisi lain, kebijakan pemerintah juga perlu memperhitungkan keberadaan PTS sebagai bagian dari sistem pendidikan tinggi nasional. PTS selama ini turut menampung mahasiswa yang tidak masuk PTN dan memperluas akses pendidikan tinggi di berbagai daerah. Maka dari itu, pembahasan mengenai biaya kuliah dan penerimaan mahasiswa baru tidak hanya menyangkut kemampuan kampus bertahan secara finansial.
Di dalamnya terdapat persoalan yang lebih luas, mulai dari keterjangkauan pendidikan, persaingan antarperguruan tinggi, hingga bagaimana pemerintah menjaga agar pilihan untuk melanjutkan kuliah tetap terbuka bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi.






