Ahmad Fauzan Sazli

BOGOR, KabarKampus – Alfi Irfan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB dan timnya “Youth AgriSocio Entrepreneur” terpilih sebagai salah satu pemenang dalam kompetisi Young Social Entrepreneur di Singapura. Dalam ajang diselenggarkan oleh Singapore International Foundation tersebut, Alfi berhak mendapatkan 10 ribu Dolar Singapura dan juga mengharumkan nama Indonesia.
Alfi dan timnya merupakan satu dari 16 tim yang yang masuk ke dalam babak final. Selain Alfi, tiga tim lain yang masuk ke dalam empat besar adalah tim Social Cops dari India, Gazaab dari Nepal dan Singapura, dan The Dorsal Effect dari Singapura.
“Kompetisi ini memberikan dampak positif yang sangat besar terhadap peningkatan kapasitas diri saya,” katanya, Senin, (18/11/2013).
Menurutnya, selama tujuh bulan ia mendapat bimbingan dari Mckinsey & Company, Singapore International Foundation dan IPB dalam pengembangan social enterprise ini.
Alfi menceritakan, ia dipaksa berfikir untuk mencetak profit tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga memberikan dampak sosial secara berkelanjutan. Bukan hanya itu, ia dan tim juga diberi kesempatan untuk study visit ke Thailand belajar mengenai pola pengembangan pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat di sana.
Menurut Alfi, Youth AgriSocio Entrepreneur Programme merupakan sebuah konsep kewirausahaan sosial di bidang pertanian. Program ini mengumpulkan mahasiswa-mahasiswi untuk bergabung berkontribusi mengembangkan potensi daerah masing-masing dengan konsep local branding.
Ia menjelaskan, prototype dari kegiatan ini merupakan pengembangan sebuah produk minuman yang berlabel Indorempah yang berasal dari tujuh komposisi rempah-rempah. Pengelolaan minuman ini dilakukan dengan memberdayakan isteri-isteri petani di Desa Benteng, Bogor.
Pitching session atau penyeleksian empat dari 16 tim yang lolos untuk didanai programnya oleh Singapore International Foundation ini dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2013 lalu.[]






