Ahmad Fauzan Sazli
JAKARTA, KabarKampus – Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kembali akan digelar. Kali ini SBMPTN akan diikuti oleh sebanyak 64 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan akan memperebutkan sebanyak 120 ribu kursi.
Ada yang berbeda dengan SBMPTN tahun ini, panitia menetapkan seluruh mata ujian SBMPTN dikerjakan dalam waktu satu hari. Sebelumnya ujian ini digelar selama dua hari.
“Berdasarkan hasil kajian tim penyusun soal, dua materi yang terpisah akan sangat baik bila digabungkan,” kata Bambang Hermanto, humas SBMPTN, Jumat, dalam peluncuran SBMPTN di Kemdikbud, Jakarta, (21/03/2014).
Ia mengatakan, bahwa tim penyusun soal mendapatkan korelasi antara materi dan keberhasilan mahasiswa. Dimana ujian SBMPTN lebih bagus bila digabungkan.
“Ini menggunakan hitungan matematis yang sangat teknikal. Jadi jauh lebih efisien,” kata Bambang.
Menurut Bambang, materi ujiannya tetap sama yakni Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), dan Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum). Namun jumlah soal yang diberikan dikurangi. Misalkan jumlah soal seluruhnya seharusnya 150 soal, akan dikurangi menjadi 120 soal.
Kebijakan lain dalam SBMPTN tahun ini adalah panitia menurutkan biaya pendaftaran menjadi 100 ribu rupiah. Selain itu SBMPTN kali ini diikuti juga oleh UIN Araniri Aceh dan UIN Fatahillah Palembang.
Adapun pendaftaran SBMPTN 2014 akan dilaksanakan pada 12 Mei– 6 Juni. Sementara untuk ujian tertulis akan digelar pada 17 Juni dan ujian keterampilan 18–19 Juni. Untuk pengolahan data dan seleksi digelar pada 20 Juni–15 Juli. Hasilnya seleksi ini akan diumumkan pada 16 Juli. Adapun tata cara pendaftaran dan pendaftaran online dapat dilakukan di laman http://pendaftaran.sbmptn.go.id.[]






