More

    USU Perkuat Dukungan Mahasiswa Lewat Beasiswa dan Aksi Sosial Ramadan

    Universitas Sumatera Utara (USU). (Foto: usu.ac.id)

    MEDAN, KabarKampus – Universitas Sumatera Utara (USU) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pengembangan mahasiswa melalui berbagai program strategis. Upaya tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan beasiswa, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang melibatkan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat.

    Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah pengelolaan dua program beasiswa utama, yaitu Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dan Beasiswa Prestasi. BBM difokuskan bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi, sementara Beasiswa Prestasi diberikan kepada mahasiswa yang menunjukkan capaian unggul di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

    Kedua program ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu lulusan USU. Kepala Bagian Kemahasiswaan USU, Zeinzen, S.Sos., M.SP., menegaskan bahwa proses penyaluran beasiswa dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan dan ketepatan sasaran. 

    - Advertisement -

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama. Beasiswa BBM ini kita harapkan menjadi stimulus bagi mereka yang terkendala ekonomi, sementara Beasiswa Prestasi adalah bentuk apresiasi konkret bagi mereka yang mengharumkan nama almamater,” jelas Zeinzen seperti dikutip dari Suara USU.

    Dari segi persyaratan, kedua jenis beasiswa memiliki kriteria yang berbeda. BBM mensyaratkan dokumen pendukung kondisi ekonomi seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) serta pemenuhan standar akademik minimum. Sementara itu, Beasiswa Prestasi lebih menitikberatkan pada bukti pencapaian, baik akademik maupun non-akademik, yang dibuktikan melalui sertifikat atau dokumen pendukung lainnya.

    Dalam pelaksanaannya, proses seleksi dilakukan secara sistematis melalui verifikasi berkas hingga pengecekan lapangan jika diperlukan. “Proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel melalui sistem informasi kemahasiswaan.  Kita melakukan sinkronisasi data dengan PPDIKTI dan data internal universitas untuk memastikan tidak ada tumpang tindih penerima bantuan,” ungkapnya.

    Meski demikian, pengelolaan program ini tidak lepas dari tantangan, seperti validitas dokumen ekonomi yang diajukan mahasiswa, keterlambatan pelaporan, serta masih terbatasnya pemahaman mahasiswa terhadap informasi beasiswa. 

    Untuk itu, pihak Biro Akademik terus menggencarkan sosialisasi agar informasi dapat menjangkau seluruh fakultas secara merata, sekaligus menjaga transparansi dalam proses seleksi. Menutup keterangannya, Zeinzen memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus berusaha meraih peluang yang tersedia. 

    “Pesan saya, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Prestasi yang diraih hari ini adalah investasi untuk masa depan mahasiswa itu sendiri dan juga untuk nama baik almamater kita. Jangan pernah ragu untuk mencoba dan teruslah kembangkan potensi diri,” ujarnya.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here