More

    Sumarsih Dikunjungi Pria Misterius

    Mega Dwi Anggraeni

    04 04 2013 Kamisan 02 BANDUNG, KabarKampus – Sumarsih, ibu salah satu korban dalam perstiwa Tragedi Semanggi I didatangi tamu misterius pada akhir Maret lalu. Tamu itu merupakan seorang pria yang ingin mempertemukan dirinya dengan Prabowo Subiakto.

    “Waktu itu dia datang, mengaku bukan tim sukses dari calon legislatif dan calon presiden Gerindra. Dia datang untuk menyampaikan informasi bahwa Prabowo menjadi presiden untuk membersihkan diri,” katanya saat ditemui usai acara “Menolak Lupa: Agenda HAM dalam Pemilu 2014” di Executive Lounge Unpad, Jalan Dipatiukur, Bandung, Senin (15/04/2014).

    - Advertisement -

    Sumarsih mengaku heran. Tetapi dia menimpali pria asing tersebut dengan mengatakan, jika menjadi presiden untuk membersihkan diri, artinya selama ini Prabowo memiliki tekanan batin ketika terlibat dan bertanggung jawab untuk penculikan dalam kerusuhan 13-15 Mei 1998.

    Menurut Sumarsih, pria itu menyangkal. Dia bahkan memaparkan enam program Prabowo yang sudah disosialisasikan di berbagai media. Dan akhirnya, lanjut Sumarsih, dia menawarkan diri untuk mempertemukannya Sumarsih dengan Prabowo.

    “Mungkin saya akan diberi nafkah oleh Pak Prabowo karena melihat korban-korban sebelumnya kan begitu. Mereka diberi nafkah, kemudian diberi jabatan,” kata Sumarsih mengulangi kalimat yang dia lemparkan kepada pria tersebut.

    Sejak kematian putranya 16 tahun lalu, Sumarsih mengaku ini merupakan kali pertama dia dikunjungi seseorang yang dia duga sebagai suruhan Prabowo. Dia juga mengaku tidak takut, meskipun pria tersebut mengatakan mudah menemukan Sumarsih.

    “Saya tidak takut, untuk apa saya takut? Anak saya juga dibunuh,” ucapannya.

    Menurut Sumarsih, cukup lama pria itu berada di rumahnya. Dan setelah mendapat kunjungan yang tidak dia duga, Sumarsih juga mendapat undangan sebuah acara yang digelar oleh partai berlambang kepala burung garuda itu. Tetapi dia tidak pernah menghadirinya.

    Sumarsih merupakan ibu dari Bernardinus Realino Norma Irmawan atau Wawan  Mahasiswa Universitas Atma Jaya Jakarta, salah satu korban dalam perstiwa Tragedi Semanggi I. Sejak kematian putranya pada 1998 lalu, Sumarsih terus memperjuangkan keadilan bagi anaknya. Nama Sumarsih pun semakin dikenal dengan aksi “Kamisan”.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here