
Bank DBS menantang para wirausaha sosial untuk mengikuti DBS-NUS Social Venture Challenge (SCV) Asia 2015, yaitu sebuah kompetisi yang menantang para wirausahawan sosial di Asia, termasuk Indonesia, untuk menciptakan bisnis dengan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan. Hadiahnya tidak tanggung-tanggung, terdapat total pendanaan sebesar SGD 150.000 (sekitar Rp1,4 miliar) untuk tiga pemenang, belum termasuk berbagai kesempatan belajar dan pelatihan bersama para pakar.
Total hadiah tersebut diyakini sebagai yang terbesar di Asia untuk kompetisi serupa, dan akan digunakan untuk mewujudkan ide si pemenang menjadi nyata. Peserta cukup mendaftarkan idenya secara online untuk dapat diseleksi oleh dewan juri.
Pendaftaran akan ditutup 25 Maret 2015 dan ke-25 tim semifinalis terpilih akan diberangkatkan ke Singapura pada awal Juni untuk pelatihan dan kompetisi, yang juga akan ditutup dengan malam penganugerahan pemenang.
Jadwal Acara dan Lampiran 2 untuk Kriteria Penjurian. Tahun lalu, Kitabisa.com, salah satu wirausaha sosial dari Indonesia berhasil dikirim ke Singapura sebagai finalis. “Di bootcamp ini, kami dipasangkan dengan pendamping yang sangat berpengalaman. Dia mengarahkan kami dengan memperkuat dan memperbaiki model bisnis. Pengalaman ini sangat penting karena membantu sejak awal mengenai apa yang kami perlu lakukan demi memastikan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Alfatih Timur, pendiri KitaBisa.com.
“Sebagai hasilnya, sekarang kami berhasil meningkatkan jumlah peserta dan anggota dari KitaBisa.com dan membantu merealisasikan lebih banyak program-program sosial. Saya sangat menyarankan agar para wirausahawan sosial dan siapa pun yang tertarik dengan bisnis sosial untuk berpartisipasi di dalam DBS-NUS SVC Asia. Gunakan kesempatan ini untuk belajar cara menciptakan bisnis sosial yang berkelanjutan,” tambah Alfatih.
PT Bank DBS Indonesia berharap dapat menarik minat lebih banyak partisipan untuk bergabung di kompetisi tahun ini. “DBS berperan aktif untuk mendukung perkembangan kewirausahaan sosial di Indonesia. Sejumlah aktivitas yang berfokus pada peningkatan pemahaman masyarakat akan kewirausahaan sosial sudah kami lakukan sejak 2013,” ujar Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communication DBS Indonesia.






