Frino Bariarcianur
PALEMBANG, KabarKampus–Indonesia punya masalah serius dengan pertumbuhan penduduk yang pesat. Jika tidak dikendalikan akan meningkatkan pengangguran.
Data penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2010 mencapai 237,6 juta jiwa. Hanya berselang dua tahun yakni tahun 2012 penduduk Indonesia diperkirakan telah mencapai 245 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk saat ini sebesar 1,45 persen atau 32,5 juta jiwa tiap tahun.
Peningkatan jumlah penduduk ini cukup meresahkan jika pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan kualitas SDM, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan. Sampai tahun-tahun mendatang permasalahan penduduk ini akan menimpa langsung generasi muda Indonesia.
Kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarief di Palembang menyatakan jika tidak ada pengendalian angka kelahiran maka 20 tahun lagi jumlah penduduk dua kali lipat dari sekarang.
“Indonesia berada pada urutan keempat jumlah penduduk tertinggi di dunia, sementara Indeks Pembangunan Manusia berada pada urutan 124 dari 187 negara. Artinya, jika tidak ada pengendalian angka kelahiran, 20 tahun lagi jumlah penduduk akan meningkat dua kali lipat sementara jumlah itu tidak diimbangi dengan kualitas SDM-nya,” kata Sugiri, Senin (21/05) seperti dilansir ANTARANEWS.com
Untuk menangani ledakan penduduk Indonesia, langkah yang harus dilakukan adalah dengan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk agar bisa berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.Jumlah angkatan kerja yang banyak namun dengan kualitas sumber daya manusia yang baik tentu tidak akan menimbulkan angka pengangguran yang tinggi karena mereka malahan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dan bersaing dengan bangsa lain,” kata Deputi bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Wendy Hartanto beberapa waktu lalu.[]






