More

    Empat Jurus Sukses Dari Sekda Jabar

    Dr Iwa Karniwa, Sekda Jabar saat memberikan sambutan dalam Seminar Kesehatan Nasional yang digelar Stikes A Yani di Gedung Sabilulungan, Kab. Bandung, Minggu, (16/12/2018). Dok. Fauzan

    BANDUNG, KabarKampus – Tantangan mahasiswa sekarang jauh lebih berat dari yang terdahulu. Karena era sekarang lebih kompetitif, tak hanya bersaing pada tingkatan nasional namun juga dunia internasional. Sehingga bila tak mau kerja keras dari sekarang, sulit rasanya untuk memenangkan persaingan tersebut.

    Untuk itu Dr. H.Iwa Kurniwa, Sekretaris daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar) memberikan empat tips bagaimana menangkan persaingan tersebut. Hal ini diungkapkannya dalam Seminar Kesehatan Nasional yang digelar Stikes Jenderal Ahmad Yani bertajuk “Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Teknologi di Era Transformasi  Digital” di Gedung Sabilulungan Kabupaten Bandung, Minggu, (16/12/2018).

    Iwa mengatakan, ada empat langkah lanjutan yang dapat mendorong Indonesia bisa menjadi Negara maju. Pertama adalah meningkatkan pengetahuan dengan cara belajar.

    - Advertisement -

    Menurut pria yang pernah duduk di Sekolah Tinggi Akutansi Negara ini, pada saat ia menjadi pembicara di China, Iwa melihat rata-rata mahasiswa di sana dalam satu hari belajar hingga 14 jam. Bahkan hingga tidur di perpustakaan.

    “Tapi pengetahuan saja tidak cukup, mahasiswa juga harus menguasai komputer dan juga bahasa. Minimal bahasa Inggris. Setelah bahasa Inggris bisa, tambah bahasa Jepang,” kata Iwa di hadapan peserta seminar.

    Kunci sukses kedua tambah Iwa adalah networking atau dalam bahasa agama adalah membangun silaturahmi dengan semua pihak. Menurut Iwa bila hanya pintar, namun tidak bisa membangun netwok, dapat dipastikan tidak akan berhasil dalam melaksanakan misi atau tujuannya.

    “Apabila dengan saudara tidak akur dengan tetangga, tidak akur dengan teman satu kelas, tidak akur dengan yang lain, maka dipastikan yang bersangkutan akan gagal dalam hidupnya,” ungkap Iwa yang menyelesaikan studi S3-nya di kampus Unpad ini.

    Selanjutnya langkah sukses yang ketiga, ungkap Iwa adalah membangun organisasi pembelajaran. Kunci membangun organisasi pembelajaran adalah inovasi dan harus memiliki jiwa entrepreneur.

    Hal tersebut, karena, inovasi akan muncul dari orang yang berpengetahuan dan bisa membangun silaturahmi. Dari kemampuan berinovasilah inilah seseorang bisa menjadi leader.

    Kunci kedua dari langkah membangun organisasi menurut Iwa, adalah harus memiliki jiwa entrepreneur, termasuk juga harus punya jiwa melayani. Bila dapat melayani dengan baik, maka jasa yang ditawarkan dapat digunakan orang lain. Sebaliknya bila tidak bisa melayani dengan baik, sebagus apapun barang yang ditawarkan akan ditinggalkan orang lain.

    Kemudian, kunci sukses keempat menurut Iwa adalah ketaqwaan. Bagi Iwa, bila melaksanakan, keempat hal ini, ia yakin seseorang akan sukses lahir batin.

    Tips dari Iwa ini merupakan pembuka Seminar Kesehatan Nasional Stikes Jenderal A Yani. Selain Iwa, hadir juga mengisi seminar adalah Dr. Ridwan M. Thaha, Ketua IAKMI Pusat dan Rin Dwi Sepatarina, SKM., M. KEs, Kepala  Seksi SDM Kesehatan Dinkes Provinsi Jabar.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here