BANDUNG, KabarKampus – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat mengikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kembali digelar. Rencananya pelaksanaan tes untuk gelombang pertama bakal digelar tanggal 13 April – 4 Mei 2019 dan untuk gelombang kedua digelar pada 11 Mei – 26 Mei 2019.
Untuk pelaksanaan UTBK di Insitut Teknologi Bandung (ITB) terdiri dari 26.656 perserta. Mereka yang bakal tes di kampus ITB jalan Ganesha sebanyak 13.544 dan di lokasi mitra yakni 13.112 peserta.
Sebanyak 26.656 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan melaksanakan UTBK di Institut Teknologi Bandung. Dengan rincian, yang akan melakukan tes di kampus ITB Jalan Ganesha sebanyak 13.544 dan sebanyak 13.112 peserta mengikuti ujian di SMAN 1 Bandung, SMA 3 Bandung, SMA 4 Bandung, SMA 5 Bandung dan SMK 2 Bandung.
UTBK tersebut akan diselenggarakan setiap Sabtu-Minggu dan dibagi ke dalam dua gelombang. Setiap ujian dilaksanakan dua sesi. Sesi pagi pada pukul 07.30-11.45 dan sesi siang 12.30-16.45.
Prof. Dr. Asep Gana Suganda, Sekretaris Pusat UTBK ITB mengatakan, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan oleh peserta yang akan melaksanakan tes di ITB dan mitra yang dipilih. Seperti, batas keterlambatan kehadiran bagi peserta ujian adalah 30 menit sejak peserta memasuki ruangan ujian. Tidak ada tambahan waktu untuk peserta yang terlambat hadir. Setelah 30 menit, dengan alasan apapun peserta tidak diperbolehkan mengikuti ujian.
“Selain itu, harus diperhatikan karena hari Minggu sering diadakan Car Free Day (CFD) di Dago bagi yang akan melaksanakan di SMA 1 Bandung,” ujarnya dalam keterangan pers yang di Rektorat ITB, Bandung, Rabu, (10/04/2019).
UTBK merupakan persyaratan untuk mendaftar SBMPTN. Di Bandung, ada lima perguruan tinggi yang menjadi pusat pelaksanaan UTBK, yaitu ITB, UPI, Unpad, ISBI Bandung, dan Universitas Siliwangi.
Ketentuan umum dalam pelaksanaan UTBK yakni, peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK maksimal dua kali, dengan ketentuan peserta UTBK kelompok Saintek satu kali dan kelompok Soshum satu kali; atau kelompok Saintek dua kali; atau Kelompok Soshum dua kali.
ITB menerima calon mahasiswa baru program sarjana untuk Tahun Akademik 2019/2020 melalui tiga jalur, yaitu Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri (SM) – ITB.[]






