
JAKARTA, KabarKampus – Sejumlah siswa SMA yang tergabung dalam Jaga Rimba rela bolos sekolah untuk melakukan aksi di depan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Jumat, (14/02/2020). Aksi ini merupakan upaya protes mereka, karena semakin hari hutan di Indonesia semakin rusak.
Salsabila, salah satu anggota Jaga Rimba mengatakan, persoalan lingkungan bukan hanya persoalan orang dewasa. Justru kesadaran ini sangat penting jika diterapkan sejak usia dini. Dan apa yang mereka lakukan adalah bentuk emosi, karena betapa semakin hari lingkungan di negara kita semakin rusak, khususnya hutan.
“Kalau hutan kita rusak, besok air kita dari mana? Udara kita dari mana? Tidak mungkin kita hidup bersahabat dengan kerusakan dan bencana” ucapnya.
Aksi rutin setiap Minggu juga mereka gelar di depan gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ini menjadi bentuk pengharapan masyarakat kepada pemegang wewenang atas pengelolaan dan kebijakan hutan di Indonesia.
“Kami hadir menyampaikan aspirasi kami kepada pihak kementrian sebagai pemegang wewenang atas hutan di negara ini. Selain itu, apa yang kami lakukan sebagai upaya bentuk penyadaran untuk masyarakat umum” tambah Abil.
Aksi bolos sekolah ini setidaknya membuahkan hasil. Tanggal 5 Febuari kemarin Jaga Rimba berhasil melakukan Audiensi dengan Wakil Menteri dan jajaran Dirjen KLHK.
“Kemarin kami sudah bertemu dalam Audiensi dengan Pak Wakil Menteri dan Dirjen KSDAE di KLHK. Mereka menyambut hangat dengan apa yang kita lakukan, yaitu persoalan Hutan adat dan kawasan Konservasi yang semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan,” pungkasnya.[]






