More

    Betlehem Palestina Rayakan Natal Meriah Pertama dalam Dua Tahun

    Natal 2025 di Betlehem. (Foto: instagram omkviral)

    Di bawah langit biru yang cerah, barisan pandu berparade melalui jalanan Betlehem pada Rabu (24/12). Kota kelahiran Yesus Kristus ini akhirnya keluar dari bayang-bayang kelam perang Gaza untuk merayakan Natal dengan kemeriahan yang tidak terlihat selama lebih dari dua tahun terakhir.

    Selama konflik di Gaza yang meletus sejak Oktober 2023, suasana Natal di Tepi Barat biasanya diselimuti duka dan kesederhanaan sebagai bentuk solidaritas. Namun tahun ini, perayaan kembali berdenyut kencang di tengah gencatan senjata yang masih rapuh di Gaza, di saat ratusan ribu warga di sana harus menghadapi musim dingin di tenda-tenda pengungsian.

    Di Vatikan, Paus Leo XIV dijadwalkan memimpin Misa Natal pertamanya di Basilika Santo Petrus. Paus asal Amerika Serikat yang terpilih pada Mei lalu menggantikan mendiang Paus Fransiskus ini menyerukan “24 jam perdamaian di seluruh dunia”. Seruan ini menjadi sangat krusial mengingat tensi global yang masih tinggi.

    - Advertisement -

    Suara drum dan bagpipe yang memainkan lagu-lagu Natal memenuhi udara Betlehem. Warga, baik tua maupun muda, memadati Manger Square yang menjadi pusat perayaan. “Hari ini penuh dengan sukacita karena sebelumnya kami tidak bisa merayakannya karena perang,” ujar Milagros Anstas seperti dikutip dari BSS News.

    Ratusan orang ikut serta dalam parade menyusuri Star Street yang ikonik. Pohon Natal raksasa yang berkilauan berdiri tegak di samping Gereja Nativity, situs abad ke-4 yang diyakini sebagai tempat kelahiran Yesus. Warga setempat berharap kembalinya perayaan ini dapat memulihkan nafas kehidupan dan ekonomi kota yang sempat mati suri.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    1 COMMENT

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here